Namun, Disperindag tetap optimistis bahwa upaya ini akan meningkatkan kualitas pasar tradisional di Tangsel.
"Pasti ada kendala, tapi dengan pendekatan yang baik, kami yakin pasar tradisional akan terus bertahan dan menjadi pusat perekonomian lokal," tutur Abdul Aziz.
Selain penataan dan revitalisasi, Pemkot Tangsel juga menjaga kualitas dan stabilitas harga bahan pokok di pasar tradisional melalui operasi pasar dan pengawasan alat ukur.
"Setiap tahun kita lakukan tera ulang alat ukur pedagang agar pembeli merasa aman dan yakin dengan transaksi yang dilakukan," tambahnya.
Baca Juga: Calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diany Hadiri Rakercabsus PDI Perjuangan Tangerang Selatan
Menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, Disperindag Tangsel juga mendorong pedagang untuk memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan penjualan.
"Kita mendorong pedagang untuk terbuka terhadap layanan pesan melalui aplikasi atau platform digital, sehingga pembeli yang enggan ke pasar tetap bisa berbelanja," imbuhnya.
Sebagai langkah inovatif, Disperindag telah meluncurkan sistem berbasis website yang menyediakan informasi harga bahan pokok dari pasar-pasar di Tangsel.
Baca Juga: Benyamin Davnie Hadiri Rakercabsus PDI Perjuangan Tangsel: Kebenaran Pasti Menang
Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memantau harga serta memudahkan mereka dalam mengambil keputusan saat berbelanja.
Upaya Pemkot Tangsel dalam menjaga eksistensi pasar tradisional ini diharapkan dapat terus mendukung perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan pedagang serta masyarakat luas. (***)