Ciputat, bidiktangsel.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus berupaya mempertahankan eksistensi pasar tradisional di wilayahnya.
Sembilan pasar tradisional di Tangsel menjadi fokus utama dalam meningkatkan daya beli masyarakat, seiring dengan langkah-langkah konkret yang dilakukan untuk menjaga daya saing pasar tersebut.
Kepala Disperindag Tangsel, Abdul Aziz, menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan pasar tradisional di tengah persaingan dengan pasar modern yang terus berkembang.
"Kami memiliki beberapa pasar utama seperti Pasar Jombang, Pasar Serpong, Pasar Bintaro, dan lainnya. Ini yang harus terus kita jaga agar eksistensinya tetap kuat," ujar Abdul Aziz pada Minggu (13/10/2024).
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menata ulang tata kelola pasar, memberikan perlindungan terhadap pedagang, serta memberdayakan pasar tradisional agar tetap relevan.
Baca Juga: Nilmatan Job Fair 2024, Tawarkan 350 Lowongan Kerja untuk 311 Alumni SMKN 5 Tangsel
"Kita sadari pasar modern terus tumbuh, oleh karena itu pemerintah mengambil langkah-langkah untuk memastikan pasar tradisional tetap kompetitif," tambahnya.
Sebagai bagian dari upaya revitalisasi, Disperindag Tangsel terus melakukan penataan pasar tradisional agar lebih bersih, nyaman, dan teratur. Abdul Aziz mencontohkan Pasar Ciputat yang sedang dalam proses revitalisasi.
"Revitalisasi Pasar Ciputat bertujuan untuk memfasilitasi pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan agar bisa berjualan di dalam pasar dengan kondisi yang lebih baik," jelasnya.
Baca Juga: Nilmatan Job Fair 2024: Jembatan Emas Menuju Sukses di SMKN 5 Tangsel
Selain penataan fisik, Pemkot Tangsel juga melakukan komunikasi intensif dengan pemilik kios untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Kita lakukan pendekatan-pendekatan agar sinergi tercipta dengan baik, sehingga revitalisasi ini benar-benar bisa memberikan manfaat bagi pedagang dan pembeli," ucapnya.
Tantangan dalam proses revitalisasi tidak sedikit, terutama dalam mengubah kebiasaan pedagang dan pembeli.