info-tangsel

Oknum Guru SMAN 2 Tangerang Selatan Diduga Lempar Gunting ke Siswi, BKD Banten Belum Beri Tanggapan Resmi

Jumat, 13 September 2024 | 22:41 WIB
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .

Serpong, bidiktangsel.com – Insiden mengejutkan terjadi di SMAN 2 Tangerang Selatan, ketika seorang oknum guru diduga melempar gunting ke arah siswi dalam suasana kelas. 

Kejadian ini segera menarik perhatian berbagai pihak, termasuk orang tua siswi dan komunitas pendidikan yang merasa prihatin terhadap keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Dewan Kehormatan PWI Pusat Tak Boleh Bertindak Sepihak, Zulkifli Gani Otto Tegaskan Kewenangan Ketua Umum

Dalam upaya menindaklanjuti kejadian ini, media mencoba menghubungi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten.

Menurut salah satu staf BKD Provinsi Banten, pihaknya baru menerima laporan terkait insiden tersebut dari Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dua hari lalu. 

"Surat dari KCD baru dua hari lalu kami terima, pak. Sudah saya sampaikan ke pimpinan, namun disposisi belum saya terima," ujarnya saat dikonfirmasi oleh awak media.

Baca Juga: Operasi Pasar Pangan Murah Digelar di Kabupaten Tangerang, Disperindag Bersama Bulog Stabilkan Harga Beras

Meski demikian, hingga saat ini pihak BKD Banten belum memberikan tanggapan resmi terkait langkah yang akan diambil. 

Awak media terus menunggu perkembangan lebih lanjut dari BKD untuk mengetahui bagaimana kasus ini akan diproses, serta potensi sanksi yang mungkin diberikan kepada oknum guru terkait.

Masyarakat dan kalangan pendidik berharap agar kasus ini segera ditindaklanjuti dengan serius, mengingat perlunya menjaga citra dunia pendidikan dan memastikan keselamatan siswa di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Diskominfo Kabupaten Tangerang Dorong Transparansi Informasi Publik Melalui Rapat Koordinasi PPID

Sementara itu, pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Provinsi Banten juga belum memberikan pernyataan resmi mengenai insiden tersebut. 

Warga dan orang tua murid berharap adanya klarifikasi yang transparan dari pihak terkait untuk memberikan rasa aman kepada siswa dan orang tua yang khawatir dengan keselamatan putra-putrinya.

 

Halaman:

Tags

Terkini