Serpong, bidiktangsel.com - Orang tua siswa SMAN 2 Tangerang Selatan, Iin Muslina, mengadakan konferensi pers untuk menanggapi insiden guru Biologi yang melempar gunting saat proses belajar mengajar.
Dalam pernyataannya, Iin menegaskan pentingnya mengungkap kebenaran tanpa merugikan pihak lain dan berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung, termasuk Kepolisian Tangerang Selatan dan awak media yang meliput peristiwa ini secara objektif.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Ajak Warga Berpartisipasi dalam Car Free Day untuk Kurangi Emisi Karbon
Iin menyatakan, "Alhamdulillah, setiap peristiwa pasti ada respons dan hasil. Kami ingin mendapatkan hasil yang positif tanpa mengorbankan integritas keluarga."
Ia menekankan bahwa insiden ini memberikan pelajaran berharga, dan mengajak seluruh pihak, terutama tenaga pendidik, untuk bersama-sama membangun kesadaran hukum serta melakukan perubahan demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Lebih lanjut, Iin juga memberikan apresiasi kepada pihak sekolah, khususnya Kepala Bidang Pendidikan dan jajaran yang telah mendukung proses penyelesaian kasus ini.
Baca Juga: Dr. Nurdin Ajak Warga Kota Tangerang Tentukan Arah Pembangunan Menuju 2025 yang Lebih Sejahtera
"Perjuangan untuk menghadirkan kebenaran tidak bisa berhenti, harus diperjuangkan. Ini bukan tuntutan yang ringan, karena sangat memengaruhi mental kita," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keberanian guru yang terlibat dalam insiden tersebut karena telah mengakui kesalahannya secara terbuka dan meminta maaf.
"Itu adalah langkah yang luar biasa dan patut diapresiasi, karena tidak semua orang berani mengakui kesalahan di depan umum," kata Iin.
Terakhir, Iin menegaskan pentingnya menjaga kualitas pendidikan dan memperbaiki sistem agar generasi mendatang dapat berkembang dalam lingkungan yang positif.
"Mari kita jadikan momentum ini sebagai pelajaran dan bersama-sama menciptakan generasi masa depan yang lebih baik," pungkasnya. (***)