Serpong, bidiktangsel.com - Orang tua siswa SMAN 2 Tangerang Selatan, Iin Muslina, mengadakan konferensi pers untuk menanggapi insiden guru Biologi yang melempar gunting saat proses belajar mengajar.
Dalam pernyataannya, Iin menegaskan pentingnya mengungkap kebenaran tanpa merugikan pihak lain dan berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung, termasuk Kepolisian Tangerang Selatan dan awak media yang meliput peristiwa ini secara objektif.
Iin menyatakan, "Alhamdulillah, setiap peristiwa pasti ada respons dan hasil. Kami ingin mendapatkan hasil yang positif tanpa mengorbankan integritas keluarga."
Ia menekankan bahwa insiden ini memberikan pelajaran berharga, dan mengajak seluruh pihak, terutama tenaga pendidik, untuk bersama-sama membangun kesadaran hukum serta melakukan perubahan demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Lebih lanjut, Iin juga memberikan apresiasi kepada pihak sekolah, khususnya Kepala Bidang Pendidikan dan jajaran yang telah mendukung proses penyelesaian kasus ini.
Baca Juga: Nikmati Sensasi Ngopi di Atas Atap Kota dengan Pemandangan Menakjubkan di 3G Coffee
"Perjuangan untuk menghadirkan kebenaran tidak bisa berhenti, harus diperjuangkan. Ini bukan tuntutan yang ringan, karena sangat memengaruhi mental kita," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keberanian guru yang terlibat dalam insiden tersebut karena telah mengakui kesalahannya secara terbuka dan meminta maaf.
"Itu adalah langkah yang luar biasa dan patut diapresiasi, karena tidak semua orang berani mengakui kesalahan di depan umum," kata Iin.
Baca Juga: Waspadai Penyebaran Mpox di Kota Tangerang: Cara Penularan dan Tips Pencegahannya
Terakhir, Iin menegaskan pentingnya menjaga kualitas pendidikan dan memperbaiki sistem agar generasi mendatang dapat berkembang dalam lingkungan yang positif.
"Mari kita jadikan momentum ini sebagai pelajaran dan bersama-sama menciptakan generasi masa depan yang lebih baik," pungkasnya. (***)