info-tangsel

Kepala Dinas Kesehatan Tangsel Bantah Isu Lansia Tidak Memiliki KIS dan BPJS, Pastikan Kepesertaan Aktif

Minggu, 11 Agustus 2024 | 07:33 WIB
Tim Ngider Sehat, yang dibantu oleh kader JKN, Ibu Rineng.

Serpong, bidiktangsel.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin, menanggapi dengan tegas isu yang beredar mengenai sejumlah lansia di Pondok Betung dan Rengas yang disebut tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau akses layanan BPJS Kesehatan.

Dalam menindaklanjuti isu tersebut, dr. Allin segera menginstruksikan timnya untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Baca Juga: Panen Jagung Pulut di Ciputat: Edukasi Pertanian dan Agrowisata di Tangerang Selatan

Setelah dilakukan verifikasi, ditemukan bahwa dua lansia yang disebut, yakni Ibu Nuraini dan Ibu Nunung, ternyata adalah peserta aktif BPJS Kesehatan yang terdaftar melalui Pemkot Tangsel.

"Setelah dilakukan pengecekan, terbukti bahwa informasi tersebut tidak benar adanya," ujar dr. Allin pada Sabtu (10/08/2024).

Tim Ngider Sehat, yang dibantu oleh kader JKN, Ibu Rineng, langsung melakukan pengecekan di lokasi dan mengonfirmasi bahwa keanggotaan Ibu Nuraini dan Ibu Nunung Binti Sarman masih aktif.

Keduanya berhak atas pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Pemkot Tangerang Selatan Raih Penghargaan Universal Health Coverage 2024 dari BPJS Kesehatan

Dr. Allin menyoroti bahwa isu yang beredar sangat tidak berdasar dan disayangkan karena tidak dilakukan pengecekan fakta yang mendalam sebelum disebarkan.

"Ibu Nuraini tercatat sebagai peserta aktif PBPU pemerintah sejak April 2024. Puskesmas setempat telah menginformasikan status keanggotaan tersebut kepada anaknya, namun informasi ini tampaknya tidak sampai kepada ibu Nuraini," jelas dr. Allin.

Ia juga memaparkan data terkait cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Ahmad Ridwan Terima Silaturahmi Promedia di Batang, Bahas Peran Media dalam Pilkada 2024

Di Kelurahan Pondok Betung, berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) semester 1 tahun 2024, terdapat 33.426 jiwa penduduk, dengan cakupan kepesertaan BPJS mencapai 34.342 jiwa, atau 102,74 persen.

Sementara itu, di Kelurahan Rengas, dari 24.360 jiwa penduduk, tercatat 24.248 jiwa atau 99,54 persen telah menjadi peserta BPJS.

Halaman:

Tags

Terkini