info-tangsel

Presiden Jokowi Luncurkan INA Digital: Langkah Masa Depan Integrasi Layanan Publik untuk Meningkatkan Efisiensi dan Daya Saing Indonesia

Senin, 27 Mei 2024 | 20:57 WIB
Peluncuran GovTech Indonesia

Jakarta, bidiktangsel.com - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Ir. Pilar Saga Ichsan menghadiri pembukaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Summit dan Peluncuran GovTech Indonesia, yakni INA Digital oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/05/2024).

Presiden Jokowi menyampaikan pentingnya memperkuat infrastruktur digital dan transformasi GovTech untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

Baca Juga: Wali Kota Tangsel Pastikan Bantuan Terdistribusi Tepat Sasaran ke Korban Banjir Sungai Cisadane

“Ini adalah tahap awal kita memulai, tapi enggak apa, saya kira migrasinya memang harus bertahap. Yang penting dimulai dulu, ASN digitalnya juga disiapkan, sistemnya terus disosialisasikan, kemudian diperbaiki terus dan dilanjutkan secara bertahap,” ujarnya.

Dia menekankan perlunya memperkuat infrastruktur publik digital, seperti jalan tol bagi digitalisasi pelayanan publik di negara ini.

“Seharusnya yang menjadi tolok ukur adalah kepuasan masyarakat, adalah manfaat yang diterima masyarakat, adalah kemudahan urusan masyarakat. Tapi bagaimana bisa lebih mudah kalau di kementerian, di lembaga, di pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota, ini ada kurang lebih 27 ribu aplikasi,” kata Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Pencak Silat CMore Championship Digelar di Tangsel, Wali Kota: Bukan Hanya Olahraga, Ada Budaya Juga Di Dalamnya

Peluncuran INA Digital, menurutnya, adalah langkah awal dalam menyelaraskan layanan digital nasional yang harus terus diperbaiki dan dilanjutkan secara bertahap.

Presiden menyoroti keberadaan 27 ribu aplikasi layanan publik pemerintah yang tidak terintegrasi dan saling tumpang tindih.

Dia menegaskan perlunya menghentikan pembuatan aplikasi baru yang berdiri sendiri-sendiri, serta menekankan pentingnya integrasi dan interoperabilitas aplikasi dan data antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah melalui INA Digital.

Dengan INA Digital, Presiden berharap pelayanan pemerintah dapat disederhanakan dan terintegrasi melalui satu aplikasi, sementara mengajak semua pihak untuk meninggalkan praktik lama dan mindset yang tidak mendukung integrasi data.

Baca Juga: Sinergi Pemkot Tangsel dan Forkopimda Ciptakan Keamanan dan Kondusifitas Wilayah

“Setiap kementerian/lembaga dan pemerintah daerah harus bersama-sama melakukan integrasi dan interoperabilitas aplikasi dan data, tidak boleh ada lagi alasan ini dan itu karena merasa datanya milik saya, datanya punya saya, datanya milik kementerian saya, datanya milik lembaga saya, datanya milik pemda saya. Tidak boleh lagi, tidak akan maju kita kalau kita masih egosentris itu kita pelihara. Jadi sekali lagi, tinggalkan praktik-praktik lama, tinggalkan mindset-mindset lama,” tandasnya. (***)

Tags

Terkini