Ciputat, bidiktangsel.com - Sosok Teguh Wijaya dikenal sebagai pejuang tanpa kenal lelah dan pamrih untuk kemajuan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Dedikasi dan semangatnya dalam membangun Tangsel tak pernah padam, meskipun saat ini ia berada di "pinggiran kekuasaan".
Baca Juga: Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangsel Siap Gelar Musda dan Pilih Ketua Baru
Budayawan Tangsel Uten Sutendi, Teguh Wijaya merupakan salah satu pendiri Kota Cipasera, organisasi yang menjadi cikal bakal berdirinya Tangsel.
"Kiprahnya dalam memperjuangkan pembentukan Tangsel tak perlu diragukan lagi," katanya.
Menurutnya, semangat Teguh Wijaya tak pernah pudar, bahkan di usianya yang tak lagi muda. Dalam sebuah pesta pernikahan anaknya, ia mengungkapkan kekecewaannya kepada sahabatnya,
Baca Juga: Kota Tangsel Raih 3 Penghargaan Kemenkes Atas Prestasi Imunisasi
"Bro Ten, tentang kontribusinya yang seolah tak dihargai," ujar Uten Sutendi.
Namun, Uten Sutendi mengingatkannya untuk ikhlas menerima kenyataan hidup.
"Yang tersisa dari usia kita itu cuma menerima dan ikhlas. Realitas hidup emang begitu, ada yang menciptakan, melahirkan atau mendirikan, ada juga yang tinggal mengisi dan menikmati. Suatu hari akan datang orang orang yang merusak apa yang kita dirikan. Begitulah hidup," ujar Uten.
Baca Juga: Wali Kota Tangsel Ajak ASN Doakan Korban Kecelakaan Pesawat di BSD City
Lanjutnya, kisah Teguh Wijaya merupakan inspirasi bagi kita semua untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara, tanpa pamrih dan mengharapkan imbalan.
"Dedikasi dan semangatnya dalam membangun Tangsel patut dihargai dan diteladani," pungkas Uten. (***)