info-tangsel

Pemkot Tangsel Bantu Siapkan Armada Penyaluran Beras Dari Gudan Bulog, Stok Beras Aman Hingga 6 bulan Ke Depan

Selasa, 27 Februari 2024 | 11:03 WIB
Stok Beras di Tangsel Aman hingga 6 Bulan, Penyaluran Terkendala Armada.

Ciputat, bidiktangsel.com - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Yepi Suherman, menjelaskan bahwa stok beras untuk masyarakat Tangerang Selatan (Tangsel) dipastikan aman hingga 6 bulan ke depan.

Saat ini, tercatat sebanyak 17 ribu ton beras tersedia untuk memenuhi kebutuhan wilayah Tangerang Raya (Tangsel, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang).

"Stok aman dengan jumlah 17 ribu ton untuk Tangsel, kota, dan kabupaten," ungkap Yepi Suherman di Balai Kota Tangsel, Ciputat, pada Senin (26/02/24).

Baca Juga: Ada Kajian Bappeda Kabupaten Tangerang, Rencana Peralihan Rendis Operasional Menjadi Kendaraan Sewa

Dari total stok tersebut, rata-rata kebutuhan beras di Tangerang Raya mencapai 2 hingga 3 ribu ton per bulan, sedangkan untuk Tangsel hanya sekitar 300 ton per bulan.

"Stok di gudang aman, kami memiliki 2 gudang di Cikande (Kabupaten Serang) dan di Sangiang, Tangerang," jelasnya.

Menurut Yepi, penyaluran beras murah ke lapangan terkendala oleh armada yang dimiliki Bulog. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu terlibat untuk membantu menyediakan armada.

"Kami bersama Bulog mengadakan gerakan pangan murah, SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), dengan harga Rp52 ribu untuk 5 kilogram. Namun, kemampuan Bulog terbatas karena keterbatasan armada," ungkapnya.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Melepas Ekspor Sepatu Lokal ke Senegal, Ekspansi Produk IKM Tangerang Ke Pasar Global

"Kami berharap pemerintah daerah bisa membantu menyediakan armada untuk memaksimalkan distribusi dari gudang ke loket-loket yang kami tunjuk," tambahnya.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Bulog Tangerang, Omar Sharief, mengungkapkan bahwa stok beras SPHP telah disalurkan ke sekitar 24 toko atau pasar mitra yang tersebar di berbagai wilayah Kota Tangsel.

"Stok ini mencukupi untuk sekitar 6 bulan. Kami berharap menjelang bulan Ramadan hingga Idul Fitri, yang tinggal kurang lebih 3 bulan lagi, sambil menunggu panen, stok beras semakin bertambah. Insya Allah, ini bisa mencukupi kebutuhan," ucapnya. (***)

Tags

Terkini