info-tangsel

Wali Kota Benyamin Mendampingi Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Pangan di Tangsel

Senin, 19 Februari 2024 | 13:55 WIB
Benyamin Davnie, bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melakukan penyerahan bantuan pangan.

Serpong, bidiktangsel.com - Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melakukan penyerahan bantuan pangan berupa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Tandon Ciater, Serpong, Tangsel, pada Senin (19/02/2024).

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas kehadiran beliau yang langsung menyerahkan bantuan ini kepada masyarakat di Tangerang Selatan," kata Benyamin.

Dia menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada 22 ribu masyarakat penerima manfaat.

Menurutnya, hal ini akan membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi mereka.

Baca Juga: Pelaksanaan Pemungutan Suara Susulan Dijamin Lancar oleh Benyamin-Pilar

"Hari ini sekitar seribu lebih orang akan menerima bantuan beras seberat 10 kilogram, namun jumlah keseluruhan penerima manfaat mencapai sekitar 22 ribu orang. Bantuan ini akan diberikan selama 6 bulan berturut-turut," ungkapnya.

Benyamin juga menyatakan bahwa bantuan tersebut akan menjadi dorongan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat untuk pulih pasca pandemi. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menjaga konsumsi masyarakat.

"Pertumbuhan ekonomi masyarakat di Tangerang Selatan, saya harap, akan semakin meningkat. Sebelum pandemi Covid-19, angka pertumbuhannya mencapai 7,2 persen, sekarang telah turun menjadi sekitar 5 persen. Salah satu cara untuk menjaga stabilitas ekonomi adalah dengan menjaga konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat membantu dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat," tambahnya.

Baca Juga: SDN Periuk 6 Juara Mewarnai Peta Geospasial HUT ke-31 Kota Tangerang

Selain itu, Benyamin juga menyoroti kenaikan harga beras di pasaran saat ini. Oleh karena itu, langkah cepat harus diambil untuk menekan kenaikan harga tersebut.

"Saat ini, harga beras di pasaran berkisar antara 11-15 ribu rupiah. Saya telah bekerja sama dengan daerah penghasil beras karena Tangsel bukan daerah penghasil beras. Oleh karena itu, kita akan memantau fluktuasi harga dan melakukan intervensi melalui operasi pasar, selain dari cadangan beras pemerintah, Bulog, dan lain-lain, untuk menekan harga dan menjaga stabilitas pasokan di pasar," jelasnya.

Pemkot Tangsel juga melakukan upaya stimulan kepada masyarakat melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Tangerang Selatan. Hal ini bertujuan untuk memperluas cakupan kerjasama dan menekan inflasi.

"Intinya adalah untuk menekan pengeluaran rumah tangga agar inflasi terkendali dan konsumsi masyarakat terjaga," kata Benyamin.

Baca Juga: Bank Sampah: Solusi Mengubah Sampah Menjadi Berkah di Kota Tangerang

Halaman:

Tags

Terkini