Ciputat bidiktangsel.com - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan bahwa perempuan di Tangsel harus mendapatkan kesempatan dan akses yang sama di seluruh bidang kehidupan, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Selain itu, kekerasan terhadap perempuan dan anak harus dihentikan.
Hal tersebut disampaikan Benyamin dalam sambutannya pada peringatan Hari Ibu tingkat Kota Tangerang Selatan di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel pada Kamis (21/12).
Baca Juga: Perempuan Tangerang Raya Siap Berdaya untuk Indonesia Maju
"Segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak harus segera dihentikan. Partisipasi dan keterlibatan perempuan dalam kehidupan publik harus semakin meningkat," ucap Benyamin.
Benyamin juga menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan. Ia mengatakan, perempuan merupakan pilar utama dalam membangun pondasi yang kuat bagi pertumbuhan dan perkembangan berkelanjutan.
"Rekam jejak kontribusi perempuan membangkitkan ekonomi keluarga selama pandemi merupakan bukti bahwa perempuan Indonesia selalu hadir dalam setiap momen perjuangan bangsa," kata Benyamin.
Baca Juga: Rrlawan Erick Thohir Jawabarat Dukung Prabowo Gibran
Dengan semangat yang diusung kali ini, Benyamin meyakini Indonesia Maju lewat perempuan yang berdaya harus dibersamai lewat aksi nyata dan program-program yang memberikan ruang perempuan terlibat.
"Ini waktu yang tepat untuk menggalang aksi bersama mendorong kemandirian perempuan Indonesia khususnya Tangerang Selatan. Tidak hanya kemandirian secara ekonomi, namun kemandirian di bidang lain seperti pendidikan, kesehatan, sosial, politik, hukum dan sebagainya," tutupnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Tangsel, Tini Indrayanti Davnie mengatakan perayaan Hari Ibu bukan hanya simbolis, melainkan berbagai langkah nyata telah dilakukan oleh berbagai organisasi perempuan yang ada di Tangerang Selatan.
Baca Juga: Pj Gubernur Banten Sampaikan Capaian Percepatan Penanganan Stunting ke Wapres KH Ma'ruf Amin
"Bahwa perempuan adalah motor penggerak keberhasilan pembangunan baik masa kini dan masa yang akan datang," ujarnya.
Dikatakan Tini, perempuan berdaya adalah yang mampu mengidentifikasi potensi dirinya, dan mengaktualisasikan segala kemampuan yang ada untuk masyarakat. (***)