Tak hanya fokus pada transformasi teknologi, Kadin Tangsel juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program literasi digital dan edukasi keamanan siber.
Menurut Zuber, tingginya kasus penipuan digital, scam, dan ancaman keamanan data menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Karena itu, Kadin Tangsel siap berkolaborasi dengan Kominfo untuk menyelenggarakan pelatihan literasi digital, edukasi keamanan transaksi keuangan digital, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap ancaman siber.
"Yang paling rawan saat ini adalah cyber security dan keamanan keuangan digital. Banyak masyarakat menjadi korban scam. Kami ingin ikut terlibat melakukan edukasi kepada masyarakat, pelaku UMKM, maupun perusahaan terkait pentingnya keamanan digital," katanya.
Lebih lanjut, Kadin Tangsel juga mengusulkan program peningkatan keterampilan digital bagi UMKM, termasuk pelatihan pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, hingga teknik penjualan melalui siaran langsung (live commerce) di berbagai platform digital.
Program tersebut dinilai mampu membantu pelaku UMKM memperluas pasar sekaligus meningkatkan omzet usaha melalui pemanfaatan teknologi.
"Kita bisa membuat program pelatihan digital, termasuk cara berjualan melalui live streaming. Bahkan ke depan dapat dibuat program UMKM Live bersama sebagai bentuk promosi bahwa UMKM Kota Tangerang Selatan sudah mulai bertransformasi secara digital," ujarnya.
Dalam presentasinya, Zuber juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang berkelanjutan.
Menurutnya, terdapat tujuh simpul utama yang harus saling mendukung, yakni pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas bisnis, sektor keuangan, industri teknologi digital, dan pasar.
Kolaborasi antar unsur tersebut diyakini akan mempercepat terciptanya transformasi digital yang inklusif dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua Kadin Tangsel Marhadi menyambut baik sinergi yang terbangun antara dunia usaha dan pemerintah daerah. Ia berharap audiensi tersebut menjadi langkah awal dalam merealisasikan berbagai program kolaboratif yang dapat meningkatkan daya saing UMKM serta memperkuat ekosistem ekonomi digital Kota Tangerang Selatan.
Melalui kolaborasi strategis antara Kadin Tangsel dan Kominfo, digitalisasi pasar, penguatan literasi digital, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru sekaligus mendukung visi Tangerang Selatan sebagai kota yang modern, inovatif, dan berbasis teknologi. (***)
Artikel Terkait
Diskominfo Tangsel Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Edukasi Digital, Lebih dari 5.000 Titik Internet Gratis Telah Tersedia
Apel Hari Kesadaran Nasional: Bambang Noertjahjo Tekankan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Benyamin Ajak Warga Tangsel Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Perencanaan Pembangunan
IIES 2026 dan INDOMAEX 2026 Resmi Dibuka di ICE BSD, Indonesia Bidik Penguatan Perdagangan Global dan Transformasi Industri
Kadin Tangsel Angkat Produk UMKM ke Panggung Internasional pada Pembukaan IIES 2026 dan INDOMAEX 2026