Pelaksanaan Program MBG di Tangsel, Langkah Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 13 Januari 2025 | 20:24 WIB
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di UPTD SDN Lengkong Gudang.
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di UPTD SDN Lengkong Gudang.

Serpong, bidiktangsel.com – Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, bersama Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di UPTD SDN Lengkong Gudang pada Senin (13/01/2025).

Program ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar di Tangsel.

Menurut Todotua, Program MBG yang telah dimulai sejak 6 Januari 2025, dilaksanakan serentak di tujuh lokasi di Tangsel.

Baca Juga: Begini Cara Daftar Akun SNPMB 2025: Panduan Lengkap dan Jadwal Resmi

"Pelaksanaannya sudah berjalan dengan baik, dan kami melihat antusiasme yang tinggi dari para siswa. Program ini diharapkan dapat memenuhi visi pemerintah serta arahan Presiden untuk menciptakan generasi emas yang sehat dan produktif," ungkap Todotua.

Program ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan kebutuhan gizi generasi muda terpenuhi.

Langkah ini juga mendukung target besar Indonesia dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Pemprov Banten Tingkatkan Operasi Pasar dan Bangun Ekosistem Farming Industri

Kolaborasi dan Dukungan Berkelanjutan
Todotua menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat, untuk memastikan program ini berjalan optimal.

“Program ini adalah langkah besar dalam menyiapkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas. Dukungan masyarakat sangat diperlukan agar tujuan program ini tercapai,” tambahnya.

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati, menyebutkan bahwa tujuan utama Program MBG adalah menurunkan angka stunting dan meningkatkan asupan nutrisi masyarakat.

Baca Juga: Dear Kluivert: Tekanan Warganet Sebagai Dukungan, Kisah Shin Tae-yong dan Harapan Baru Timnas Indonesia

Evaluasi pelaksanaan program dilakukan secara menyeluruh, termasuk menerima masukan dari berbagai pihak.

“Kami mendengar masukan dari sekolah, masyarakat, hingga siswa dan orang tua. Hal ini mencakup menu makanan, distribusi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Adita. Ia juga menyoroti perlunya evaluasi berkelanjutan agar program ini semakin bermanfaat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X