Rakor Bidang Pendidikan, Pjs Wali Kota Tangsel Tekankan Netralitas ASN dalam Pilkada dan Kualitas Pendidikan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 15 Oktober 2024 | 21:16 WIB
Pjs Wali Kota Tangerang Selatan, Tabrani, menekankan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pjs Wali Kota Tangerang Selatan, Tabrani, menekankan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tangerang Selatan, Selasa (15/10/2024) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan yang dihadiri seluruh Kepala TK Pembina, SD, dan SMP Negeri se-Kota Tangerang Selatan, Selasa (15/10/2024).

Acara ini berlangsung di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangerang Selatan, dengan fokus pada pembahasan seputar pendidikan dan netralitas ASN menjelang Pilkada pada 27 November 2024.

Baca Juga: Zulkarnain Cabup Tangerang: Siap Tingkatkan Perbup No.12 Tahun 2022 Jadi Perda

Dalam sambutannya, Pjs Wali Kota Tangerang Selatan, Tabrani, menekankan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjaga netralitas selama pelaksanaan Pilkada. 

"Saya mengingatkan bahwa ASN harus netral sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2023. Netralitas sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik dalam proses demokrasi," ujar Tabrani.

Tabrani juga menegaskan bahwa pelanggaran terhadap netralitas ASN dapat dikenakan sanksi tegas. 

“Jika ada ASN yang terbukti melanggar, sanksinya bisa beragam, mulai dari sanksi ringan hingga pemberhentian, sesuai dengan tingkat pelanggaran,” tambahnya.

Baca Juga: Pelatihan Pengomposan dan Pembibitan Tingkatkan Efisiensi Pemeliharaan Taman di Tangsel

Selain membahas netralitas ASN, Tabrani juga memberikan arahan kepada para kepala sekolah mengenai pentingnya menjaga kualitas pendidikan

"Selenggarakan pendidikan dengan baik. Masyarakat saat ini sangat sensitif, sehingga kita harus berhati-hati dalam mendidik anak-anak. Jangan sampai terjadi kekerasan fisik atau psikologis, baik disengaja maupun tidak," ungkapnya.

Tabrani juga menyoroti fenomena bullying yang semakin marak di kalangan pelajar.

"Saya mengingatkan kepada para kepala sekolah untuk menjaga anak-anak dari tindakan bullying. Hal-hal kecil yang dulu dianggap biasa, sekarang bisa dianggap sebagai bullying. Oleh karena itu, mari kita jaga lingkungan sekolah agar tetap aman dan kondusif," tegasnya.

Baca Juga: Sidak Penertiban Lalu Lintas di Pertigaan Serua Ciputat, Tangsel: Upaya Kolaborasi Mengurai Kemacetan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Deden Deni, saat ditemui wartawan mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi momen silaturahmi bagi Pjs Wali Kota dengan para kepala sekolah. 

“Ini adalah kali pertama Pjs Wali Kota bertemu langsung dengan para kepala sekolah sejak beliau dikukuhkan. Selain membahas netralitas ASN, beliau juga berbagi pengalaman sebagai mantan guru, membandingkan kondisi guru zaman dulu dengan sekarang yang semakin kompleks," ujar Deden.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X