Ciputat, bidiktangsel.com - Puluhan mahasiswa, Pelajar dan aktivis yang tergabung dalam aliansi Tangsel Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel).
Mereka menuntut pemerintah setempat dan Dinas Pendidikan Tangsel untuk lebih serius menangani kasus kekerasan seksual, yang dinilai masih sering terjadi di kalangan pelajar.
Baca Juga: Elegan PWI Dihancurkan Dewan Pers, Siapa Dibaliknya?
Dalam orasinya, Koordinator Lapangan (Korlip) aksi, Danu, menyoroti lemahnya penanganan kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.
"Kekerasan seksual ini bukan hal sepele. Ini adalah bentuk kejahatan yang harus ditangani dengan serius, namun nyatanya sampai saat ini Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan beserta pemerintah belum menunjukkan keseriusan dalam menangani kasus ini," tegas Danu di hadapan para demonstran.
Ia juga mempertanyakan kapasitas kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, yang menurutnya tidak cukup responsif dalam menangani permasalahan tersebut.
Baca Juga: PWI Somasi Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu
"Kapabilitas kepala dinas perlu dipertanyakan. Kami berharap ada tindakan konkret dan kebijakan yang jelas untuk melindungi para pelajar dari ancaman kekerasan seksual," tambahnya.
Para peserta aksi membawa berbagai spanduk dan poster yang menuntut pemerintah dan dinas terkait untuk lebih profesional dan cepat tanggap dalam menangani kasus kekerasan seksual serta memberikan perlindungan maksimal kepada para korban.
Salah satu spanduk besar yang dibentangkan bertuliskan "Stop Kekerasan Seksual di Sekolah, Tangsel Harus Aman!"
Baca Juga: KNPI Tangsel Gelar Dialog Kepemudaan dan Kongkow Santai di Taman Jajan BSD
Sementara itu, Sapta Mulyana, salah satu perwakilan dari Pemkot Tangerang Selatan, yang menemui para demonstran menyampaikan bahwa pihaknya mendengarkan dengan seksama aspirasi yang disampaikan oleh para mahasiswa.
"Kami sangat mengapresiasi semangat adik-adik semua dalam menyuarakan isu ini. Pemerintah akan berupaya untuk lebih memperhatikan penanganan kasus kekerasan seksual dan kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini," ujarnya di hadapan massa aksi.
Artikel Terkait
Pemkot Tangerang Selatan Percepat Perbaikan Akses Jalan Reni Jaya - Witana Harja
Hari Penghargaan Insan Olahraga Berprestasi, Atlet Karate Rafif Ungkap Pengalaman Latihan dan Tantangan di POPDA
Pemkot Tangerang Selatan Berikan Penghargaan Rp2,7 Miliar kepada Atlet Berprestasi
Proyek Peningkatan Drainase di Sawah Baru Ciputat Disorot Warga: Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi
Bawaslu Tangsel Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pilkada Serentak 2024