Ciputat Timur, bidiktangsel.com - Kemacetan parah yang terjadi di sepanjang Jalan Menjangan hingga Pertigaan Kompas sejak pagi ini dan dari kemarin telah menjadi sorotan warga Tangerang Selatan.
Di media sosial, terutama Instagram, warganet ramai membagikan keluhan dan kekesalan mereka atas kondisi lalu lintas yang semakin tidak terkendali.
Akun Instagram @seputartangsel mengunggah pertanyaan yang memicu diskusi, "Karena inikah macet parah di sepanjang jalan Menjangan Raya sampai pertigaan Kompas pagi ini dan dari kemarin?" Unggahan ini segera diserbu oleh komentar warganet yang kesal dengan situasi tersebut.
Salah satu komentar yang menarik perhatian datang dari akun @sarahputriagusti yang menuliskan, "Tangsel kayak ga punya pimpinan. Mending urusan pemerintahan diserahin ke developer gede aja. Biar tata kota lebih baik lagi. Ada Sinarmas, Pembangunan Jaya, Ciputra, Summarecon Agung dll. Bosen banget dari umur 3 tahun sampe sekarang perkara galian lobang sama kabel semrawut aja ga kelar-kelar," tulisnya, mengkritik penataan kota yang dianggap tidak efektif.
Di sisi lain, akun resmi Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Tangerang Selatan turut memberikan respons melalui komentar, "Mohon dibantu lokasi pada jalan yang dimaksud?" Namun, sayangnya tanggapan tersebut belum mendapatkan respons lebih lanjut dari warganet.
Saat diminta konfirmasi terkait permasalahan ini, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) melalui Kemal Fauzie menjelaskan bahwa kemacetan ini disebabkan oleh kegiatan bor yang dilakukan untuk pemasangan subduck jaringan utilitas oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel).
Baca Juga: Pemkab Pandeglang Perbaiki Jalan Rusak, Warga Desa Sekong Gelar Syukuran Sebagai Bentuk Terima Kasih
"Sedang dilakukan kegiatan borring pemasangan subduck jaringan utilitas yang dikerjakan oleh Apjatel sebagai progres lanjutan dari kerja sama pemkot dan Apjatel dalam penataan kabel udara di lima ruas jalan di Tangsel. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan akibat pekerjaan yang bersinggungan dengan aktivitas masyarakat. Ke depan, kabel udara fiber optic akan turun ke bawah tanah jika jaringan bawah tanah ini selesai," jelasnya.
Meski begitu, keluhan dan keresahan warga di media sosial terus mengalir, menandakan bahwa penanganan lalu lintas dan penataan kota di Tangerang Selatan masih membutuhkan perhatian lebih serius. Warganet berharap agar pemerintah segera menuntaskan masalah ini demi kenyamanan bersama. (***)
Artikel Terkait
Al Muktabar Tegaskan Pentingnya Sinergi DPRD dan Kepala Daerah untuk Sukseskan Pembangunan di Banten
PWI Pusat Harapkan Pilkada Aceh 2024 Berjalan Damai dan Demokratis
Ivan Dicksan Mantapkan Langkah Menuju Pilkada Kota Tasikmalaya 2024 dengan Dukungan Luas
Pemkot Tangerang Selatan Mulai Proyek Pelebaran Jalan Bhayangkara untuk Atasi Kemacetan
Promedia Gelar Audiensi dengan Bupati Pangandaran dan Calon Gubernur Jabar, Jeje Wiradinata