Serpong Utara, bidiktangsel.com – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, meresmikan dan menyerahkan kunci 70 unit rumah layak huni di Serpong Utara pada Selasa (9/7/2024).
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) dengan Forum Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) serta program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Tangerang Selatan.
Dalam sambutannya, Benyamin Davnie menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan warga, terutama penerima manfaat dari program ini.
"Selamat menempati rumah baru. Semoga Allah mempermudah dan melimpahkan rezeki yang lebih besar kepada para penerima manfaat," ujarnya.
Sebagai simbolis, Benyamin menghadiri acara tasyakuran di empat rumah warga yang sudah siap huni di Kelurahan Pondok Jagung, Kelurahan Pakulonan, Kelurahan Pakualam, dan Kelurahan Pondok Jagung Timur.
"Tahun ini kami berhasil membedah 510 rumah di seluruh Tangerang Selatan, dengan 70 unit di Serpong Utara. Biaya per unitnya sekitar Rp 71 juta, sudah termasuk dua kamar tidur, kamar mandi, listrik, dan air," jelasnya.
Dari total 70 unit rumah yang dibedah di Serpong Utara, unit-unit tersebut tersebar di berbagai kelurahan, yaitu 8 unit di Jelupang, 12 unit di Lengkong Karya, 10 unit di Pakualam, 12 unit di Pakujaya, 6 unit di Pakulonan, 12 unit di Pondok Jagung, dan 10 unit di Pondok Jagung Timur.
Baca Juga: Pemerintah Kota Tangsel Tingkatkan Akses Internet Gratis untuk PKBM dan Ruang Publik
Program bedah rumah ini tidak hanya menyediakan tempat tinggal yang layak, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga Tangerang Selatan.
"Beberapa rumah sebelumnya mengalami kebocoran saat hujan dan kepanasan saat terik matahari. Alhamdulillah, melalui program ini kami dapat membantu mereka untuk hidup lebih nyaman dan sejahtera," kata Benyamin.
Sejak 2015, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah membedah sebanyak 2.511 unit rumah. Benyamin berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
"Bagi yang belum mendapatkan bantuan, mohon bersabar karena kami akan melanjutkan program ini di tahun-tahun mendatang," katanya.
Artikel Terkait
Targetkan Investasi Rp18,8 Triliun dan Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja, Banten Dukung Pembentukan KEK Edutek Medika Internasional
Provinsi Banten Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
Menteri ATR/BPN Hadiri Acara Laporan Keuangan Pemerintah Pusat 2023 dengan Predikat WTP
Indonesia Berduka: H. Kamsul Hasan, Tokoh Pers Nasional, Tutup Usia
Melatih Ketegasan Guru SD Sukabumi untuk Cegah Bullying