Demo Mahasiswa Unpam Berujung Ricuh, Petugas Satpol PP Disiram Bensin

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 10 Juni 2024 | 20:48 WIB

Ciputat, bidiktangsel.com - Aksi demonstrasi yang awalnya bertujuan menuntut pencopotan Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berubah menjadi kekacauan ketika seorang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) disiram botol berisi bensin oleh salah seorang demonstran.

Insiden ini terjadi di gerbang pintu masuk Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat.

Kericuhan tersebut memicu ketegangan antara demonstran dan petugas keamanan setelah aksi dorong-mendorong yang mengakibatkan seorang demonstran terjatuh.

Baca Juga: Video: Aksi DEMO Mahasiswa Unpam Ricuh

Demonstran sempat menutup jalan umum di depan Balai Kota sebelum membakar ban bekas, menyebabkan asap tebal menyelimuti gerbang akses masuk kantor pemerintahan.

Petugas yang menjadi korban siraman bensin dievakuasi dari lokasi dengan tumpahan bensin mengenai wajahnya. Upaya dilakukan untuk membersihkannya dengan air mineral.

Dari pantauan awak media, aksi tidak berhenti di situ. Para demonstran terus melakukan pembakaran ban dan terlibat konfrontasi dengan petugas keamanan yang berusaha mengendalikan situasi.

Seorang Kepala Bidang (Kabid) Dishub yang dikirim sebagai utusan pemerintah menemui para demonstran, namun langkah ini gagal meredam emosi mereka. Sebuah botol dilempar dan mengenai wajah Kabid tersebut.

Baca Juga: Mahasiswa Unpam Gelar Demonstrasi dengan Bakar Ban di Depan Kantor Pemkot Tangsel

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas MS Arifin, menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mengambil langkah hukum terhadap pelaku pelemparan bensin jika ada laporan resmi.

“Nanti kita lihat reaksi dari pihak yang menjadi korban itu,” ujarnya.

Demonstrasi akhirnya bubar sebelum batas waktu yang ditentukan pada pukul 18.00 WIB.

Namun, mahasiswa yang terlibat berjanji akan menggelar aksi lanjutan dengan tuntutan yang sama.

“Untuk aksi selanjutnya akan kita lanjutkan dan kita lakukan. Dan tentunya tidak lagi di sini karena kita sudah paham bahwa Pemkot tidak bisa menjawab tuntutan kita,” ujar perwakilan mahasiswa, Ahmad Bungasna.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X