Ciputat, bidiktangsel.com - Band IM Star, sebuah grup musik yang terdiri dari anak-anak berkebutuhan khusus asal Tangerang Selatan, bersiap untuk mencetak prestasi luar biasa dengan mencoba memecahkan rekor dunia Guinness World Record dan Museum Rekor Indonesia (MURI).
Mereka akan tampil memainkan musik secara nonstop selama dua jam, sebuah pencapaian yang tidak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga memperlihatkan kemampuan luar biasa anak-anak berkebutuhan khusus.
Baca Juga: Program Bedah Rumah Tangsel Sentuh 2.511 Keluarga
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menyatakan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk usaha band ini.
"Ini adalah sebuah kebanggaan bagi Kota Tangerang Selatan. Kita semua berharap agar mereka bisa mencapai rekor dunia ini dengan baik, dan Pemkot Tangsel siap mendukung dan memfasilitasi seluruh kebutuhan mereka," ungkap Pilar pada Rabu, 14 Agustus 2024.
Percobaan pemecahan rekor ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di tingkat Kota Tangerang Selatan.
Pilar menekankan bahwa ini adalah momen penting di mana anak-anak dari IM Star Band membawa nama Indonesia, khususnya Tangerang Selatan, ke panggung dunia.
Baca Juga: Tangsel Pindah Lokasi Upacara 17 Agustus, Ini Alasannya!
"Kita semua harus mendukung mereka dalam usaha yang luar biasa dan mulia ini," tambahnya.
Cahyadi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Selatan, yang juga bertindak sebagai Ketua Pelaksana, menjelaskan bahwa tujuan utama dari pencapaian ini adalah untuk mengangkat talenta musik anak-anak berkebutuhan khusus ke level internasional.
"Ini adalah sebuah prestasi besar, tidak hanya untuk mereka tetapi juga untuk kita semua. Acara ini secara resmi diakui oleh badan dunia yang berbasis di London, Inggris, serta Museum Rekor Indonesia," jelas Cahyadi.
IM Star Band terdiri dari lima individu autistik berbakat: Andhityas Cintya Widianna (Shinta) sebagai bassist, Arianda Wiradipa Prabowo (Arya) sebagai vokalis dan saxophonist, Made Dwara Abhysma (Abhy) sebagai keyboardist dan saxophonist, M. Naufal Fawzie (Noval) sebagai gitaris, dan Umran Zhafran Ibrahim (Zhafran) sebagai drummer.
Baca Juga: Dispora Tangsel Serahkan Sarana Olahraga 2024: Hasil Usulan Musrenbang untuk Masyarakat
Band ini dibentuk pada 9 April 2012 dan awalnya beranggotakan empat remaja penyandang autisme. Penampilan pertama mereka di muka umum pada Mei 2012 berhasil menarik perhatian dan membuka jalan bagi perkembangan band ini.
Artikel Terkait
Disporabudpar Kabupaten Tangerang Gelar Pekan Olahraga Antarpegawai untuk Merayakan HUT RI ke 79
Kabupaten Tangerang Siap Implementasi AI di Perpustakaan, Usai Hadiri KPDI ke 15
Tangsel Bidik Juara Porprov 2026, Prioritaskan Pembinaan Atlet dan Kesejahteraan
Pilar Saga Ichsan Serahkan Perlengkapan Olahraga kepada 16 Cabang Olahraga di Tangerang Selatan
Pilar Saga Ichsan: Persatuan dalam Keberagaman Kunci Majunya Tangsel