ekonomi-bisnis

Teladan Kesetaraan Difabel "KITO RATO, KITA SETARA"

Sabtu, 7 September 2019 | 12:37 WIB

Selasa lalu (3/9) saya berkesempatan untuk mengunjungi Kito Rato. Ketika saya memesan segelas kopi, dengan cekatan dan penuh semangat ketiga anak muda itu mempersiapkan pesanan saya. Mereka berbagi tugas, ada yang mencatat pesanan sambil menyerahkan gelas kepada yang bertugas sebagai barista, ada yang mengantarkan kopi yang sudah jadi kepada para pelanggan.

Saat saya tanyakan pada Saldi tentang motivasinya membangun Kita Rato, ia tersenyum sambil menjawab, “Dulu awalnya saya malu karena hanya punya satu kaki,” kenang Saldi, “Usai kecelakaan, saya putus asa karena kaki harus diamputasi. Semua yang saya cita-citakan saya anggap selesai. Namun motivasi dari orangtua membangkitkan saya. Saya melihat adik-adik saya yang masih kecil-kecil, siapa yang akan membiayai mereka jika orangtua sudah tidak ada? Saya bangkit untuk orang-orang yang saya cintai.”

Alis punya jawaban lain, “Kami ingin dipandang setara,” katanya, “Kekurangan yang kami miliki bukan halangan untuk bisa sukses. Kami ingin membuktikan diri bahwa kaum difabel juga bisa menjadi wirausahawan yang berhasil.” Ujarnya.

"Difabel Juga Bisa Menjadi Wirausahawan Yang Berhasil"

Mendengarkan cerita tiga sahabat ini, saya melihat optimisme Indonesia masa depan. Inilah yang dibutuhkan bangsa ini, SDM-SDM unggul dengan mentalitas juara, yang memiliki daya juang dan semangat kerja.

Di tangan orang-orang seperti merekalah Indonesia akan maju. Di tangan generasi yang tidak malas dan tidak mudah mengeluh di tengah segala keterbatasan yang ada.

Kita harus punya cara pandang baru terhadap kaum difabel, cara pandang yang lebih inklusif. Banyak di antara para penyandang disabilitas telah membuktikan kepada kita bahwa mereka tak bisa diapandang sebelah mata.

Sebagai contoh, rekan saya di Kantor Staf Presiden, Sunarman Sukamto, menduduki posisi bergengsi sebagai Tenaga Ahli Madya. Ke kantor ia berkursi roda, tetapi kiprahnya sudah mendunia. Pak Maman adalah ‘champion’ yang menginspirasi bukan hanya kaum difabel, tetapi kita semua. Mereka bisa mencapai puncak-puncak prestasi tertinggi yang bahkan mungkin tak bisa dicapai oleh orang lain.

Halaman:

Terkini

Cara Mudah Merawat Radiator Mobil Agar Mesin Awet

Rabu, 3 September 2025 | 09:58 WIB