"Untuk menjawab tantangan disruption, segalanya serba cepat berubah, misal dulu tanah kosong sekarang diisi, dan juga perubahan-perubahan lain. Data harus selalu update, kita harus lebih cepat dan lebih tepat dalam mengupdate. Dan itu hanya bisa dilakukan kalau semua data terintegrasi." terang Arief.