"Oleh karena itu saya kira ini rahmat Tuhan yang luar biasa buat kita. Cuma memang pertanian ada waktu tanam pada Desember, Januari. Tetapi akhir Januari Februari kita mulai berkejaran dengan panen. Hari ini Pak Pj Gubernur meminta pada kami tidak hanya mementingkan on farm nya artinya budidaya petani tapi perbaikan RMU ( Rice Milling Unit) penggilingan agar bisa ditingkatkan kualitasnya. Ini sesuai dengan arahan Presiden," ucapnya.
Syahrul menekankan, salah satu yang harus jadi perhatian kedepan adalah kerjasama dengan beberapa Kementerian, Gubernur, Bupati/Walikota terkait irigasi yang sudah mengalami sedimentasi atau pendangkalan harus coba dibenahi.
Sedangkan untuk produksi di Banten sendiri, menurutnya, selain untuk makan sendiri dan buffer stok yang ada pasti dilarikan ke Jakarta. Dirinya sepakat dengan Gubernur Jakarta untuk segera bisa dipasok lebih banyak beras masuk sehingga stabilisasi harga beras bisa dicapai.
"Bulan Maret nanti itu puncak panen sampai April, mudah mudahan Ramadan kita bisa persiapan lebih maksimal ketersediaan dari kebutuhan pangan masyarakat yang ada. Termasuk arahan presiden kita jaga agar inflasi bisa dikendalikan lebih baik," ucapnya.
Pada kesempatan itu, Mentan juga memberikan beberapa jenis bantuan kepada Kelompok Tani setempat. (***)