banten-raya

Layanan Mobil Pintar, Program Literasi Untuk Mencerdaskan Dan Berdayakan Masyarakat

Senin, 30 Januari 2023 | 08:50 WIB
Layanan Perpustakaan Umum, Layanan Perpustakaan Keliling, Layanan Perpustakaan Digital, hingga Layanan Mobil Pintar.

Serang, bidiktangsel.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten memiliki tiga layanan yang dapat diakses oleh masyarakat. Layanan Perpustakaan Umum, Layanan Perpustakaan Keliling, Layanan Perpustakaan Digital, hingga Layanan Mobil Pintar. Program literasi kesejahteraan juga dilaksanakan untuk mencerdaskan dan memberdayakan masyarakat.

"Pada masa tatanan normal baru (new normal) tahun 2022, Perpustakaan Umum DPK Provinsi Banten memiliki kunjungan kurang lebih 220 pengunjung per hari, dengan jam buka mulai pukul 08:00 WIB sampai dengan pukul 16:00 WIB," ungkap Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten Usman Asshiddiqi Qohara,.Minggu (29/01/22)

"Pemprov Banten melalui DPK melakukan pendekatan akses kepada masyarakat terhadap buku dan informasi melalui Layanan Mobil Unit Perpustakaan Keliling Sampai dengan bulan Desember 2022, sebanyak 128 titik sudah terlayani dari target 124 titik layanan," tambahnya.

Untuk Layanan Mobil Pintar, jelas Usman, memberikan layanan berupa Pemutaran Film Edukasi, Internet Gratis dan Instalasi Aplikasi Perpustakaan Inlis Lite dengan target sekolah dan masyarakat umum.

“Jumlah titik terlayani mencapai 61 titik dari target 60 titik layanan se-Provinsi Banten,” ungkapnya.

"DPK Provinsi Banten juga memiliki Layanan Perpustakaan Digital (i-banten) yang merupakan sarana sebagai terobosan untuk mempertemukan kebiasaan masyarakat dalam mengakses gawai dengan akses terhadap buku. Dengan 3.981 koleksi yang dimiliki, sampai tahun 2022, i-banten sudah dikunjungi oleh 1.963 orang," papar Usman.

Beberapa program lainnya seperti Gerakan Banten membaca yang bertujuan untuk mengkampanyekan minat baca dengan target sasaran Siswa sekolah tingkat SMA/SMK. Kegiatan Banten Membaca sudah dilaksanakan di 8 SMA/SMK se Provinsi Banten, dengan total partisipan sebanyak 400 siswa. Mendongeng untuk anak yang telah dilaksanakan sebanyak 24 kali, bedah buku dilaksanakan sebanyak 16 kali dengan memanfaatkan media sosial Instagram dan kanal youtube.

Halaman:

Terkini