banten-raya

Seminar Di Kampus Untara, Wagub Banten Ajak Sinergi Pentahelix Tumbuhkan Minat Milenial Garap Ekonomi Kreatif

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:26 WIB

Sementara itu, Ketua ICMI Kabupaten Tangerang Maksis Sahabi M.AP menjelaskan, Program pengembangan ekonomi kreatif ke depan khususnya pada sektor-sektor potensial di Provinsi Banten, seperti sektor pertanian khususnya pada subsektor tanaman pangan, tanaman hortikultura, perikanan dan peternakan agar terus dikembangkan.

Menurutnya, perlu berbagai stimulan untuk meningkatkan minat dan daya tarik generasi milenial untuk menggeluti wirausaha sektor pertanian yang dikombinasikan dengan ekonomi kreatif. Khususnya pada aspek pemasaran pada platform digital terlebih saat ini, data APJII menunjukkan 73,7 persen dari total penduduk Indonesia merupakan pengguna internet atau sebanyak 196,71 juta jiwa.

"Data ini menunjukkan potensi yang cukup besar bagaimana industri kreatif dipasarkan melalui platform digital. Selain itu, daya dukung terhadap pengelolaan rantai pasok agar generasi milenial tertarik untuk mengelola sektor pertanian menjadi sumber daya ekonomi yang potensial juga sangat diperlukan," paparnya.

Ke depannya, secara kelembagaan di lingkungan pemerintah daerah, memang perlu ada sub unit kerja yang membidangi industri kreatif pada perangkat daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Yang memiliki tugas dan fungsi utama yaitu memfasilitasi pengembangan jejaring dan mendorong kerja sama antar insan kreatif dalam lingkup regional, nasional dan internasional," imbuhnya.

Ditempat Yang Sama Rektor Universitas Tangerang Raya, Ir.Mardiyana menambah kan, Acara yang diadakan ini bertujuan untuk membuka mindset wirausaha dalam diri anak-anak muda zaman sekarang sehingga dengan adanya acara ini diharapkan mahasiwa dapat membuka sebuah usaha yang dapat merubah aspek kehidupan.

Pembahasan mengenai ekonomi kreatif, dimana ada beberapa sub sektor ekonomi kreatif diantaranya yaitu kuliner, kriya dan fashion, dan lain lain. Selain itu pemateri juga menyampaikan langkah- langkah dalam membangun sebuah bisnis dan bagaimana merubah mindset kita mengenai kewirausahaan itu.

"Karena fokusnya bersifat kekinian menyebabkan acara ini banyak partisipan, yang berasal dari mahasiswa dan mahasiswi. Dialog hangat karena daya Tarik materi dan bahasa tubuh yang di sampaikan oleh narasumber, hanya waktu yang membatasi, sehingga acara ditutup dengan saling memberi kepuasan bagi segala pihak," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini