banten-raya

SMSI Pusat Luncurkan SiberIndo.co

Jumat, 9 Oktober 2020 | 10:10 WIB
Potong Tumpeng Peluncuran SiberIndo.co

Ketua Dewan Pres M. Nuh mengatakan, alhamdulillah hari ada secercah harapan dari kawan-kawan yang tergabung di Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk membentuk media online Siberindo. Menurutnya, tentu lembaga ini bukan sekedar lembaga tempat berkumpulnya Asosiasi atau organisasi yang bergerak di media tetapi ini adalah tempat yang menaungi aspek jurnalistik maupun non jurnalistiknya yaitu dari kelanjutan usaha dari kawan-kawan yang bergerak dibidang media online atau media siber.

"Status itu memantapkan langkah SMSI dan Siberindo dalam menyatukan perusahaan media siber untuk bersama-sama menghadapi tantangan baru, membangun infrastruktur perusahaan, serta jaringan sistem kerja seluas-luasnya. Dewan Pres juga mengucapkan Selamat atas peluncuran Siberindo semoga terus memberikan informasi seluas-luasnya bagi masyarakat indonesia," tutupnya.

Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P. adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia mengatakan, Siberindo.co didirikan untuk menjawab tantangan media massa berplatform daring (online) di era teknologi informasi yang kian maju pesat.

Menurutnya, pada praktiknya media massa berbasis internet tidak hanya bersaing dengan sesama mereka. Tetapi juga dengan penyedia konten individual yang mendapatkan keuntungan dengan menyediakan beragam konten menarik bagi minat masyarakat.

"Harapan perusahaan pers media siber yang tumbuh subur di Indonesia dapat menghasilkan karya jurnalistik yang bermutu dan bermanfaat," katanya.

Muhajir Effendy menuturkan, Presiden Jokowi sangat mengapresiasi dukungan media dalam membantu pemerintah, mengatasi berbagai tantangan penting yang tengah dihadapi bangsa Indonesia. Sementara media menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial, pemerintah juga bisa memperoleh masukan yang lebih konseptual, terkait arah dan pelaksanaan pembangunan. Terutama, yang terkait isu-isu strategis bangsa. 

"Media massa harus mempunyai kekuatan untuk menghimpun dan mengerakkan untuk melakukan sesuatu. Sehingga, perlu kolaborasi hangat antara media, khalayak dan pemerintah,"ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini