Sementara Ustadz H. Hamim menyebutkan jika sosok H Naspar semasa hidup digambarkan sebagai sosok warga sekaligus tokoh agama yang selalu menjadi panutan lantaran segala bentuk kebaikannya yang sudah dikenal di seluruh penjuru wilayah Karang tengah Kota Tangerang.
Hal senada juga disampaikan oleh Tokoh Masyarakat sekaligus Ketua LPM Kelurahan Karang tengah A Nurul, bahwa almarhum merupakan sosok orang tua yang selalu mengayomi, menjadi tempat untuk menggali ilmu agama sekaligus menjadi sosok panutan bagi semua orang.
“Beliau sangat terbuka dengan siapapun terlebih untuk mereka yang ingin mempelajari Islam lebih dalam, tentu yang beliau ajarkan sesuai dengan tuntunan Alquran dan Sunahnya,” ucap A Nurul.
Di akhir kata A Nurul, berdoa agar almarhum di terima disisi Allah SWT.
Serta keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan keikhlasan.
Salah seorang warga pengusaha sukses H. Abdul Rochman (56) mengungkapkan perasaan sangat sedih lantaran sosok panutan di desanya telah tiada.
“Terasa cepat kiranya beliau meninggalkan kami, namun kami ikhlas akan kepergian beliau serta kami tak lupa untuk selalu mendoakan agar arwah beliau diterima di sisi-Nya dengan segala amal kebaikannya serta diampuni segala dosa-dosanya,” jelas H. Rachman.
Semasa hidupnya, H Naspar dinilai oleh
Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah, SE, M.Ak. Saat dihubungi via telepon seluler, seolah kehilangan sosok kiai yang begitu penyabar dan penyayang dengan hati.
Tidak heran pula, karangan bunga belasungkawa yang dikirim ke rumah duka kemarin cukup banyak. Di antaranya, karangan bunga dari Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah, Pengadilan Agama Serang, Walikota Serang Syafrudin, S. Sos, M.Si, Wakil Walikota Serang H. Subadri Ushuludin, SH, dan Kantor Cabang BRI Syariah Cilegon.