banten-raya

Banjir Bandang Lebak, 8 Orang Dipastikan Hilang

Jumat, 3 Januari 2020 | 12:10 WIB

"Diperkirakan usianya sekitar 50 tahun. Saat ini masih dilakukan identifikasi oleh tim DVI di Ruang Jenazah RSUD Ajidarmo Rangkasbitung," ungkapnya.

Edy Sumardi Menyatakan, Sejak terjadinya Bencana Banjir Kapolda Banten Irjend Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi sudah mengerahkan Ratusan Personil Polisi terdiri dari Sat Brimob, Dit Samapta, Dit Polairud, Bid Dokkes, Bid Humas, untuk memback up polres lebak, dalam berikan pertolongan kepada warga.

Adapun upaya polda Banten, yaitu melakukan pembukaan akses jalan utama warga, yang tertimbun longsong, mengevakuasi korban banjir, menyediakan perahu karet Sat Brimob, Sat Samapta, membuat rakit penyebrangan, membersihkan rumah, mesjid, pesantren, dan menyediakan mobil dapur umum untuk memberikan bantuan makanan setiap harinya.

Selain itu juga memberikan layanan kesehatan lapangan di lokasi pengungsian serta melakukan patroli ke perumahan yang kosong di tinggal warga mengungsi. Kegiatan polri ini, juga bekerjasama dengan TNI, Basarnas, Pemerintah dan warga masyarakat.

Edy Sumardi menyampaikan, adapun data sementara pagi ini, beberapa kerusakan terdampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di 6 wilayah Kecamatan Kabupaten Lebak.

Antara lain, Kecamatan Curug bitung, Sajira, Cipanas, Lebakgedong, Maja dan Cimarga. Dari ke 6 wilayah tersebut, Curug bitung dan Sajira mengalami kerusakan yang terparah.

Diwilayah Kecamatan Curug bitung sebanyak 336 unit rumah rusak berat, 17 rusak ringan dan masjid/mushola 3 unit. Kecamatan Sajira 209 unit rumah rusak berat, 459 rusak ringan, dan merusak 4 jembatan serta 10 mushola.

Kecamatan Cipanas, 74 unit rumah rusak berat, 185 rusak ringan. 7 jembatan penyeberangan dan 3 mushola mengalami kerusakan.

Halaman:

Tags

Terkini