Guncangan mental dan psikologis Annisa menjadi goyah saat mendengar kabar bahwa adik satu-satunya yang sangat dia sayangi diculik sindikat penculikan. Terlebih ia juga selalu mendapat tekanan dari rekan kerjanya untuk bersikap professional. Sehingga tekanan yang dialami Annisa mulai mencapai titik batas maksimal seorang manusia.
Edy menjelaskan bahwa Dalam film ini disampaikan pula pesan bahwa praktek perdagangan orang (human trafficking) bisa terjadi dengan berbagai macam modus operandi, namun yang digambarkan dalam film ini modus operandinya adalah penculikan, ia menghimbau masyarakat untuk mewaspadai dalam penjagaan anak terutama dari orang-orang yang tidak dikenal.
“Melalui film ini juga menyampaikan pesan moral terutama untuk generasi muda saat ini, jangan mudah percaya kepada orang yang baru kita kenal, apalagi sampai menawarkan pekerjaan yang tidak jelas yang pujungnya nanti akan menjadi korban perdagangan orang (human trafficking).” tegasnya.
Sementara itu rekha wartawan satu banten.com yang ikut menonton mengatakan bahwa dari film ini mendapatkan pelajaran Terkait sistem jual beli perempuan, kasus penculikan dan dijadikan korban perdagangan orang (human trafficking)
"Dinamika pekerjaan saat ini menjadikan hal negatif menjadi positif jadi bisa jadi seperti korban perdagangan orang (human trafficking) untuk masyarakat agar mewaspadai dalam penjagaan anak terutama dari orang-orang yang tidak dikenal dan jangan terpengaruh dengan tawaran pekerjaan menggiurkan yg belum jelas atau lainnya." Katanya