Dalam kesempatan itu, Al Muktabar juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemprov Banten fokus pada penanganan stunting dan gizi buruk, kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi dengan memberi kemudahan dalam berinvestasi di Provinsi Banten.
"Semoga segala ikhtiar ini diberikan kemudahan oleh Allah SWT," pungkas Al Muktabar.
Baca Juga: Inilah Juara Teknologi Tepat Guna Ke XVII Provinsi Banten 2023
Sementara, melalui video, Co Campaign Manager Gernas BBI-BBWI yang juga Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi memberikan apresiasi atas capaian Gernas BBI-BBWI Provinsi Banten yang jauh melebih target.
"Apresiasi kepada Provinsi Banten atas capaian yang jauh melampaui target," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan perayaan Kopi Banten Naik Kelas, UMKM Provinsi Banten Naik Kelas, Peresmian Imah Saba Budaya Baduy, Akselerasi dan Pelepasan ekspor UMKM Provinsi Banten, serta Peningkatan Kapasitas UMKM.
Ajang ini juga dimeriahkan oleh stand-stand produk UMKM, peragaan busana motif batik dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, serta peragaan busana karya Itang Yunasz berbahan rajut khas Provinsi Banten.
Untuk informasi, disampaikan capaian Gernas BBI-BBWI Provinsi Banten sampai dengan periode Harvesting bulan Mei 2023 sebagai berikut :
Baca Juga: 877 CPNS se-Provinsi Banten Akan Ikuti latsar
Pertama, jumlah UMKM Banten sukses onboarding sebanyak 1.206 UMKM.
Kedua, jumlah total transaksi mencapai Rp. 12,15 triliun, dimana Rp.12 triliun dihasilkan dari transaksi online melalui e commerce atau market place sudah termasuk penjualan produk UMKM dan sisanya merupakan transaksi dari berbagai event wisata/pameran/festival di 8 Kabupaten/Kota.
Ketiga, dari sisi pemerintah daerah tercatat belanja langsung pengadaan sebesar Rp.80,6 miliar lebih dan tingkat komponen dalam negeri lebih dari Rp.47,7 miliar.
Keempat, realisasi pembiayaan UMKM Banten dari lembaga jasa keuangan mencapai lebih dari Rp.16 triliun kepada 263 ribu pelaku usaha.
Kelima, realisasi penjualan ekspor UMKM/IKM Banten mencapai Rp.11 miliar lebih, pada kesempatan ini juga dilaksanakan pelepasan exspor produk UMKM unggulan berupa daun rajang talas beneng sebanyak 3,3 ton ke Australia senilai USD 9.000 dan bubuk coklat ke Turkey sebanyak 17 ton serta ke Kroasia sebanyak 17 ton dengan nilai total USD 42.500.
Baca Juga: Anggota DPRD Provinsi Banten Ini Tokoh Paling Aspiratif Dan Berkinerja Baik