banten-raya

Eliminasi tiga penyakit yakni AIDS, Tuberculosis, Malaria di Kabupaten Serang segera terwujud

Senin, 13 Maret 2023 | 17:53 WIB
Eliminasi Tiga Penyakit ATM di Kabupaten Serang Segera Terwujud

”Adapun untuk pengobatannya, dinas kesehatan dengan puskesmas yang tersebar di 31 puskesmas se Kabupaten Serang sudah mengatasi ketika ada laporan masyarakat yang mengidap TBC. Upaya yang dilakukan dengan diadakan pengobatan, pemberian obat lamanya 6 bulan,”tambah Entus.

Kabupaten serangBaca Juga: Pemerintah Kabupaten Serang Focus Pada Percepat Pengelolaan Dana Desa dan DAK Fisik

Lebih lanjut Entus menyebutkan, berdasarkan laporan Kepala Dinkes di Kabupaten Serang untuk kasus penyakit malaria sudah zero.

Akan tetapi meski bagaimana pun harus tetap waspada, karena malaria bisa di tularkan oleh para pendatang seperti impor baik dari luar negeri maupun luar daerah.

”Jadi harus waspada pada pola hidup, kesehatan lingkungan di wilayah Kabupaten Serang harus tetap,”katanya.

Sedangkan terkait pencegahan dan pengobatan penyakit AIDS, kata Entus sangat penting sekali kepada masyarakat.

Bahkan di Kabupaten Serang juga ada Komisi Penanggulangan Aids (KPA) dimana harus betul-betul memperkuat tim untuk penanggulangan kepada yang sudah terkena dan untuk penyebaran kita melibatkan ke tokoh masyarakat dan tokoh agama.

”AIDS itu harus ditutup pintu penyebarannya di Kabupaten Serang. Karena disamping kesehatan itu sama sekali ya tidak sesuai budaya dan agama kita.

Baca Juga: Disdukcapil Kabupaten Serang Jemput Bola Layani Adminduk di Pulo Panjang

Itu perilaku menyimpang yaitu infeksi menular seksual atau IMS. semoga tidak ada lagi kedepannya yang terjangkit,”harapnya.

Sementara itu Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi mengatakan, wilayah Kabupaten Kota di Provinsi Banten sudah terbebas dari malaria lokal.

Namun demikian, tidak menutup kemungkinan malaria datang dari luar Provinsi Banten.

“Contoh pintu beberapa wilayah, pintu masuk di Merak melalui Provinsi Lampung, itu juga bisa terjadi mereka membawa malaria, pendatang atau yang melintas,” ujarnya.

Sedangkan untuk kasus TBC tahun 2022 ditemukan sebanyak 4003, kemudian HIV AidS 141 dan malaria sebanyak dua. “Agar kasus itu terus bisa ditekan, kita melakukan upaya kolaborasi,” ujarnya.

Pada pertemuan lintas sektor tersebut juga dilakukan penandatangan bersama bentuk komitmen yang di awali oleh Sekda Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri, perwakilan OPD, perusahaan, lembaga kesehatan dan perwakilan media.(***)

Halaman:

Tags

Terkini