banten-raya

Tak Perlu Bolak-Balik Banten–Jakarta, Pasien Terbantu Rumah Singgah Pemprov Banten

Kamis, 12 Maret 2026 | 22:06 WIB
Informasi mengenai Rumah Singgah milik Pemprov Banten di Jakarta saat ini semakin diketahui masyarakat.

Baca Juga: Program ‘Bang Andra’ Sulap Jalan Rusak di Lebak Jadi Mulus

Pembangunan ini sebagai bentuk tindak lanjut aspirasi masyarakat Banten yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan di Jakarta.

Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten Ika Sri Erika mengatakan, Rumah Singgah merupakan bentuk pelayanan Pemprov Banten bagi masyarakat yang menjalani pengobatan di Jakarta.

Rumah Singgah dapat menampung 20 pasien atau sekitar 40 orang jika termasuk pendamping pasien. Selain menyediakan tempat tinggal sementara, rumah singgah juga dilengkapi berbagai fasilitas untuk menunjang kebutuhan pasien.

Di sana, terdapat fasilitas seperti tabung oksigen, kursi roda, tempat tidur, hingga perlengkapan kebersihan dasar. Pasien juga mendapatkan layanan makan dengan standar gizi yang diperhatikan, termasuk daging, sayur, buah, susu, dan makanan ringan. Pemprov Banten juga menyediakan layanan antar-jemput pasien dari rumah singgah menuju rumah sakit dan sebaliknya.

Baca Juga: Sinergi Pemkot Tangsel dan Komisi IX DPR RI Perkuat Pengawasan Pangan di Pasar Modern BSD

“Transportasi kami siapkan dua mobil operasional dan satu ambulans. Ambulans diprioritaskan bagi pasien yang tidak bisa duduk, sementara mobil operasional digunakan untuk mengangkut beberapa pasien sekaligus yang menjalani kontrol di rumah sakit,” jelasnya.

Manfaat Rumah Singgah juga dirasakan Jabidi (41), pedagang sate keliling asal Cikupa, Kabupaten Tangerang. Saat ini ia sedang menjalani pengobatan sinusitis di RSCM Jakarta. Ia mengaku sudah memanfaatkan fasilitas rumah singgah selama enam bulan sejak Oktober 2025.

“Alhamdulillah, sangat membantu. Di sini ada tempat tinggal, makan, dan kendaraan untuk antar ke rumah sakit,” kata Jabidi.

Menurutnya, sebelum mengetahui keberadaan rumah singgah, dirinya harus menempuh perjalanan jauh dari Cikupa ke Jakarta menggunakan transportasi umum dalam kondisi tubuh yang sedang sakit.

Baca Juga: Pentas Mahzani 1000 Pelajar, Warisan Budaya Masyarakat Adat Tombulu Di Tanah Minahasa

Ke depan, Pemprov Banten berencana meningkatkan fasilitas rumah singgah, di antaranya penambahan ruang cuci pakaian, dapur, serta area jemur, agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

“Sekarang kalau ada jadwal kontrol bisa tinggal di sini, jadi jauh lebih ringan,” ujarnya.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan masyarakat, yang sedang kami dorong ingin menyediakan dapur dan ruang menjemur pakaian bagi pendamping pasien,” tutup Ika.


(***)

Halaman:

Tags

Terkini