Baca Juga: Dua Pendemo Mengaku Mahasiswa Unpam Dituding Intimidasi Wartawan Saat Aksi di Tangsel
Khotbah Penuh Makna dari Prof. Dr. KH. E. Syibli Sarjaya
Sholat Idul Adha di Masjid Raya Al-Bantani dipimpin oleh KH. Yusuf Mas’ud sebagai imam, didampingi oleh Erli Sukanda sebagai bilal.
Sementara yang bertindak sebagai khatib adalah Prof. Dr. KH. E. Syibli Sarjaya.
Dalam khutbahnya, Prof. Syibli mengulas hikmah ibadah kurban dari perspektif spiritual dan sosial.
“Setiap helai bulu hewan kurban akan dibalas dengan satu kebaikan. Kurban bukan hanya bentuk ibadah yang dicintai Allah, tapi juga syiar Islam dan simbol solidaritas umat,” tegasnya.
Ia juga mengajak jamaah untuk merefleksikan pengorbanan Nabi Ibrahim sebagaimana yang diabadikan dalam Al-Qur'an Surat Ash-Shaffat ayat 102-107.
“Kurban adalah simbol ketaatan dan cinta kita kepada Allah SWT, serta bentuk nyata kepedulian terhadap sesama,” imbuhnya.
Solidaritas Sosial Lewat Kurban
Usai sholat, Wakil Gubernur Dimyati meninjau lokasi penyembelihan hewan kurban yang berada di halaman masjid.
Tindakan ini menunjukkan kepedulian dan keterlibatan langsung pemerintah daerah dalam pelaksanaan syariat Islam dan distribusi daging kurban untuk masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah.
Prof. Syibli dalam penutup khutbahnya menyampaikan harapan agar Idul Adha dapat dijadikan sebagai sarana membina solidaritas dan persaudaraan antarumat Islam.