Pandeglang — Dalam merespons keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan berlubang di pertigaan Tenjolaya, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat melakukan perbaikan.
Tindakan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan warganya, meskipun di tengah situasi efisiensi anggaran.
Tim dari Dinas PUPR langsung diterjunkan ke lokasi usai menerima laporan dari warga yang mengeluhkan bahaya jalan berlubang tersebut.
Baca Juga: Seba Baduy 2025: Simbol Harmoni Alam dan Budaya, 1.769 Warga Baduy Sambangi Pendopo Lebak
Penanganan dilakukan dengan metode tambal sulam, guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara roda dua yang kerap melintasi kawasan tersebut.
Bupati Pandeglang, Hj. Raden Dewi Setiani, dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, menyampaikan bahwa perbaikan jalan ini merupakan bentuk kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa meskipun saat ini daerah tengah menjalani masa efisiensi anggaran, pemerintah tetap memprioritaskan program-program yang bersifat mendesak dan menyentuh langsung kepentingan publik.
"Walaupun ada efisiensi anggaran, bukan berarti kita tidak bekerja. Ini bukti keseriusan dan komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat. Kita benahi, kita tambah ruang yang aman bagi pengendara dan warga yang melintasi jalan ini," ujar Bupati Dewi.
Ia juga menekankan pentingnya langkah antisipatif agar tidak terjadi kecelakaan akibat kerusakan jalan.
Menurutnya, tidak hanya pertigaan Tenjolaya yang menjadi perhatian, namun titik-titik lain yang memiliki kondisi serupa juga akan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
"Kita terus berupaya bagaimana kita bisa tetap bekerja meski menghadapi tantangan yang tidak ringan. Setelah ditambal, jalan ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara. Jangan sampai ada korban jatuh. Tempat-tempat lain juga akan kami perbaiki," tambahnya.
Langkah responsif ini disambut positif oleh masyarakat sekitar. Beberapa warga menyampaikan rasa terima kasih karena pemerintah cepat merespons dan tidak membiarkan permasalahan berlarut-larut.