Baca Juga: Kabupaten Lebak Harus Ambil Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan
“Gema Ramadan ini menjadi ajang promosi yang efektif bagi usaha kecil seperti kami. Selain meningkatkan penjualan, kami juga bisa memperluas jaringan pelanggan,” ungkapnya.
Menurut Zaki, sinergi antara kegiatan keagamaan dan ekonomi lokal seperti ini harus terus dikembangkan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendukung UMKM melalui berbagai kebijakan strategis, seperti pelatihan digitalisasi usaha dan akses permodalan.
Baca Juga: Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal, Pemerintah Siapkan Langkah Strategis
“Kami ingin produk-produk UMKM dari Tangerang tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga bisa bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan adanya acara seperti Gema Ramadan ini, kami berharap UMKM bisa semakin berkembang dan berkontribusi lebih besar dalam perekonomian daerah,” jelasnya.
Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan lokal, produk yang dijual di acara ini sebagian besar berasal dari hasil produksi masyarakat setempat.
Dengan demikian, perputaran ekonomi dalam komunitas bisa semakin meningkat dan membuka peluang lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Baca Juga: Bupati Tangerang Pimpin Apel Perdana, Tegaskan Komitmen Pembangunan Daerah
Di akhir acara, Bupati Tangerang menegaskan pentingnya kerja sama antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dalam membangun ekonomi yang lebih kuat.
Menurutnya, kesuksesan acara ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi yang solid bisa membawa manfaat bagi banyak pihak.
“Dengan kebersamaan antara ulama, masyarakat, dan pemerintah, kita bisa menghadirkan acara yang tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga mendorong kemajuan ekonomi lokal. Ini adalah model yang bisa terus kita kembangkan di masa depan,” pungkasnya.
Dengan adanya Gema Ramadan 1446 Hijriah, diharapkan UMKM lokal semakin berkembang dan masyarakat semakin tergerak untuk mendukung produk-produk dalam negeri. (***)