banten-raya

Perumda Tirta Al Bantani Tingkatkan Kompetensi Pegawai Lewat Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Air Minum

Selasa, 18 Februari 2025 | 09:31 WIB
Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Air Minum bagi 20 pegawai.

Kabupaten Serang, bidiktangsel.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Al Bantani mengadakan Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Air Minum bagi 20 pegawai.

Program ini berlangsung di Aula Perumda Tirta Al Bantani dari 17 hingga 21 Februari 2025 dan bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Tirta Dharma Pamsi (YPTDP) di bawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Baca Juga: Forum OPD Untuk Penyelarasan Program dan Target Kinerja

Direktur Perumda Tirta Al Bantani, Eli Mulyadi, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas serta keahlian pegawai dalam manajemen air minum.

“Kami ingin meningkatkan kompetensi pegawai secara bertahap. Melalui program ini, pegawai yang akan menempati posisi struktural seperti supervisor, asisten manajer, hingga manajer harus memiliki dasar pendidikan yang kuat di bidang manajemen air minum,” ujar Eli.

Pada gelombang pertama, 20 pegawai yang mengikuti pelatihan terdiri dari 11 pejabat level supervisor dan 9 karyawan terbaik.

Baca Juga: Henti Jantung Bisa Mengancam Usia Muda, Waspadai Gejalanya

Sementara gelombang kedua direncanakan pada September atau Oktober 2025 dengan jumlah peserta yang sama.

Eli menambahkan bahwa sertifikasi ini menjadi syarat penting dalam jenjang karier pegawai.

“Minimal untuk supervisor harus memiliki sertifikat tingkat muda, manajer di tingkat madya, dan direksi harus mencapai tingkat utama. Saya sendiri telah mengantongi sertifikasi tingkat utama, dan dalam peraturan bupati (Perbup) ditetapkan bahwa jabatan direksi wajib memiliki sertifikasi manajemen air minum dari tingkat muda hingga utama,” jelasnya.

Baca Juga: Masih Optimis, Prabowo Klaim MBG Sebagai Program Prioritas untuk Perputaran Uang Hingga Desa

Selain meningkatkan keahlian, pelatihan ini juga bertujuan mengurangi stagnasi dalam regenerasi SDM.

Setiap tahun, sekitar 15 hingga 20 pegawai Perumda Tirta Al Bantani memasuki masa pensiun.

“Jika tidak ada peningkatan SDM, maka kita akan kekurangan tenaga kerja yang kompeten. Oleh karena itu, regenerasi harus dipersiapkan sejak dini, baik dari sisi ilmu maupun keterampilan,” tambah Eli.

Halaman:

Tags

Terkini