Musala ini sebelumnya berada di tepi Sungai Cisadane, namun harus ditutup akibat proyek perluasan lahan di sekitar kanal.
“Kami bersyukur, sejak 2015 proses ruislag wakaf musala ini terus berjalan dan akhirnya selesai hari ini. Semoga lokasi baru ini membawa manfaat yang besar bagi warga,” kata Ahmad Sobirin.
Dengan beragam agenda positif seperti ini, malam Tahun Baru 2025 di Kota Tangerang tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat demi masa depan yang lebih baik.
(***)