Baca Juga: 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan yang Terbukti Secara Ilmiah
“Langkah ini akan berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat adat, khususnya Kasepuhan Cibarani,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula penanaman bambu di lereng bukit sebagai bagian dari pelestarian lingkungan.
Pj Sekda bersama tokoh adat Kasepuhan Cibarani, Abah Dulhani, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Prof. Wawan Wahyudin, serta Plt Kepala Dinas Pariwisata Banten, Tri Nurtopo, turut berpartisipasi dalam aksi tersebut.
Baca Juga: Prabowo Subianto Tegaskan Sikap Terkait Koruptor: Tobat dan Kembalikan yang Dicuri
“Penanaman bambu ini tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi potensi ekonomi baru bagi masyarakat adat,” ujar Usman.
Pemprov Banten mengajak semua pihak, termasuk akademisi, pemerhati budaya, dan masyarakat, untuk bersinergi dalam menjaga kelestarian kebudayaan dan lingkungan.
Nilai-nilai kearifan lokal seperti silih asih, silih asah, silih asuh menjadi fondasi bagi pembangunan berkelanjutan di wilayah adat Kasepuhan.
Dengan langkah ini, Pemprov Banten berharap keberlanjutan ekosistem budaya dan lingkungan dapat terus terjaga, sekaligus memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat adat.
(***)