banten-raya

Pemkab Tangerang Gelar PKD GP Ansor untuk Cetak Generasi Muda Berkarakter

Minggu, 29 Desember 2024 | 18:27 WIB
Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang diselenggarakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Pasar Kemis.

Kabupaten Tangerang, bidiktangsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berkomitmen mencetak generasi muda yang berkarakter melalui program strategis.

Salah satunya adalah Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang diselenggarakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Pasar Kemis di Yayasan Hudaatul Umam, Jumat (27/12/2024).

Baca Juga: Distributor Kopgim Teken SPJB dengan Kios Pupuk Bersubsidi Bogor untuk Tahun 2025

Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli SDM Kabupaten Tangerang, Achmad Kasori, yang menekankan pentingnya peran PKD dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki jiwa kepemimpinan, tetapi juga berintegritas serta berwawasan luas.

"PKD ini adalah langkah strategis untuk mempersiapkan kader muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman. Generasi ini akan menjadi ujung tombak pembangunan bangsa," ujar Kasori dalam sambutannya.

PKD kali ini mengusung tema: "Terbinanya Pribadi Kader yang Berkualitas, Militan, Loyal, dan Profesional dalam Organisasi Berazaskan Ahlussunnah Wal Jama'ah."

Baca Juga: 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan yang Terbukti Secara Ilmiah

Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan era globalisasi dan modernisasi.

Kasori menekankan pentingnya menjaga tradisi yang diwariskan oleh para pendahulu sebagai identitas bangsa, sambil tetap memanfaatkan kemajuan modernisasi untuk kesejahteraan masyarakat.

"Di tengah derasnya arus globalisasi, menjaga tradisi adalah cara kita mempertahankan jati diri sebagai bangsa. Namun, kita juga harus mampu memanfaatkan modernisasi untuk meningkatkan kualitas hidup," jelasnya.

Baca Juga: Prabowo Subianto Tegaskan Sikap Terkait Koruptor: Tobat dan Kembalikan yang Dicuri

PKD GP Ansor menjadi ajang untuk membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perubahan tanpa kehilangan nilai-nilai luhur.

"Keseimbangan antara merawat tradisi dan menyambut modernisasi harus menjadi fokus utama generasi muda. Ini bukan hanya tantangan, tetapi juga peluang untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju," tambah Kasori.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan yang cerdas, berjiwa nasionalis, dan siap berkontribusi untuk masyarakat serta bangsa.

Halaman:

Tags

Terkini