Kota Tangerang, bidiktangsel.com - Kasus pelecehan seksual terhadap anak di Yayasan Darusalam Annur, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, kembali menyedot perhatian publik.
Dua tersangka, S (49) pemilik yayasan, dan YB (30) pengurus panti asuhan, kini telah ditahan oleh pihak kepolisian, menyusul terungkapnya tindak kejahatan yang dilakukan oleh mereka yang seharusnya melindungi anak-anak.
Baca Juga: Ketua Umum PWI Hendry Ch Bangun Pimpin Rapat, Program UKW Siap Dilanjutkan
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati, dalam konferensi pers yang diadakan bersama Kapolres Kota Tangerang pada Selasa, 8 Juli 2024, mengapresiasi langkah cepat seluruh pihak terkait dalam menangani kasus ini.
Ia juga menekankan pentingnya kerjasama berbagai pihak untuk memastikan kepentingan terbaik bagi anak-anak, terutama mereka yang terlibat dalam kasus ini.
“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat dalam memberikan perlindungan bagi anak-anak di Kota Tangerang. Tindakan cepat ini menunjukkan komitmen kuat terhadap hak-hak anak,” ujar Ai Maryati.
Baca Juga: Bupati Pandeglang Irna Narulita Ajak Muslimat NU Tingkatkan Kontribusi untuk Pembangunan Daerah
Ai Maryati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menerima pengaduan dari para korban.
KPAI mencurigai adanya tindak pidana lain selain pelecehan, seperti perdagangan anak, yang sedang diinvestigasi lebih lanjut.
Dugaan ini mengarah pada manipulasi data dan eksploitasi anak demi keuntungan pribadi.
"Ada indikasi rekrutmen dan pemalsuan akta kelahiran untuk tujuan eksploitasi. Yayasan ini diduga kuat beroperasi dengan motif mencari keuntungan pribadi melalui anak-anak," tambahnya.
Baca Juga: HUT Kabupaten Serang ke 498: Bupati Serang Ziarah ke Makam Brigjen KH Syam'un
Menteri Sosial, Saifullah, yang turut hadir di lokasi panti asuhan, menyatakan keprihatinannya terhadap peristiwa yang terjadi.
Ia menyayangkan tindakan tak bermoral yang menimpa anak-anak, dan menegaskan bahwa seharusnya panti asuhan menjadi tempat perlindungan yang aman bagi mereka.