Serang, bidiktangsel.com - Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Provinsi Banten, Virgojanti, menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal ini menjadi landasan dalam mengawal pembangunan di berbagai bidang, khususnya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Penegasan tersebut disampaikan Virgojanti usai menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Personil Branding Anggota Korpri Provinsi Banten di Hotel Horison Grand Ballroom Tc UPI, Kota Serang, Kamis (27/6/2024).
"Kegiatan ini sangat penting. Saya mengapresiasi dan berharap ini menjadi bekal untuk semakin memperkuat dan memperkokoh anggota Korpri. Karena kita menjadi bagian penting dalam mengawal pelaksanaan pembangunan di berbagai bidang," ungkap Virgojanti.
Baca Juga: Mengulas Tren Modifikasi Toyota Kijang di Indonesia: Dari Era Super hingga Zenix
Virgojanti melanjutkan, pemahaman wawasan kebangsaan yang kuat bagi setiap anggota Korpri akan berdampak positif dalam meningkatkan ketahanan nasional.
Hal ini penting untuk menangkal ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.
"Kita harus dibekali dengan baik, supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena Korpri memiliki tugas untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," tegasnya.
Lebih lanjut, Virgojanti menuturkan bahwa anggota Korpri harus mampu membangun citra yang baik dan menjadi teladan bagi masyarakat.
Selain itu, ASN juga harus adaptif terhadap perkembangan zaman.
"ASN harus beradaptasi dengan segala kondisi, sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Penguatan SDM, Litbang, Pembinaan Disiplin, Jiwa Korps dan Wawasan Kebangsaan DP Korpri Provinsi Banten, Nana Supiana, mengatakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Personil Branding Anggota Korpri Provinsi Banten bertujuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.
"Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga marwah Korpri sebagai organisasi profesi ASN yang menjadi katalisator pembangunan," ujarnya.