Pandeglang, bidiktangsel.com - Sebanyak 452 jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang yang tergabung dalam Kloter 52 dan Kloter 53 diberangkatkan ke Tanah Suci pada Senin (3/6/2024).
Pelepasan jemaah haji ini dilakukan secara resmi oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita di Gedung Pendopo Pandeglang pada pukul 06.00 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, Irna Narulita berpesan kepada para jemaah haji untuk fokus beribadah dan menjaga kesehatan selama di Tanah Suci.
Baca Juga: Pandeglang Lepas 319 Atlet untuk Berlaga di POPDA XI Banten 2024
"Bapak/Ibu terpanggil oleh Allah untuk menunaikan rukun Islam yang kelima, oleh sebab itu fokuskan untuk ibadah," ujar Irna.
Menurutnya, menjaga kesehatan juga merupakan faktor penting dalam melaksanakan ibadah. "Jika kondisi badan sehat, insyaallah ibadah pun khusyuk," imbuhnya.
Irna juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pandeglang akan terus mengawal para jemaah haji selama proses pemberangkatan dan mendoakan agar Kabupaten Pandeglang maju, sejahtera, dan dijauhkan dari segala musibah.
"Kami memohon doa kepada jemaah semuanya, doakan di tanah suci sana agar Kabupaten Pandeglang maju, sejahtera, dan diberikan keberkahan, serta dijauhkan dari segala musibah. Mudah-mudahan Bapak/Ibu jadi haji yang mabrur," tuturnya.
Baca Juga: Tangsel Targetkan Juara Umum Popda dan Peparpeda Banten 2024 untuk Menuju Juara Umum Porprov 2026
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, Lukmanulhakim, menjelaskan bahwa jemaah haji asal Pandeglang yang diberangkatkan hari ini terdiri dari Kloter 52 dengan jumlah 440 jemaah dan Kloter 53 dengan 12 jemaah, dengan total 452 jemaah.
Lebih lanjut, Lukmanulhakim mengatakan bahwa untuk pemberangkatan jemaah haji asal Pandeglang tahun ini terbagi ke dalam empat kloter, dengan total 979 jemaah.
Jumlah tersebut terdiri dari 428 jemaah laki-laki dan 551 jemaah perempuan.
"Saat ini tiga kloter jemaah haji asal Pandeglang sudah diberangkatkan. Tinggal menunggu satu kloter terakhir yaitu Kloter 62, yang akan berangkat tanggal 7 Juni 2024 dengan jumlah jemaah 95 orang," kata Lukmanulhakim. (***)