Serang, bidiktangsel.com – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menyampaikan bahwa inflasi di Provinsi Banten terkendali.
Pasokan dan persediaan barang terjaga dengan baik, dan harga masih terjangkau oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian masyarakat berjalan dengan baik.
“Secara umum, berdasarkan laporan kementerian dan lembaga terkait, beras ada kecenderungan turun. Termasuk juga di Provinsi Banten,” ungkap Al Muktabar usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara daring di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (20/5/2024).
Baca Juga: Membangun Indonesia Emas 2045: Semangat Kebangkitan Nasional dan Tantangan Menuju Masa Depan
Meskipun demikian, Al Muktabar mengakui bahwa beberapa komoditas masih perlu mendapat perhatian serius, seperti cabai, daging ayam ras, bawang merah, dan bawang putih.
“Telur sudah cukup baik,” tambahnya.
Untuk mengatasi kenaikan harga bawang merah, Pemprov Banten akan memperkuat hubungan antar daerah.
“Kabupaten Pandeglang yang termasuk tinggi, kita akan berkonsentrasi untuk mengambil langkah-langkah teknis. Begitu juga dengan Kota Serang dan Kota Cilegon,” jelas Al Muktabar.
“Memang perlu untuk kita konsentrasi mengendalikan inflasi mingguan, bulanan yang pada akhirnya nanti year on year (tahunan, red),” tambahnya.
Baca Juga: Siap Sambut Indonesia Emas 2045 dengan Penguasaan Teknologi dan Bonus Demografi Di Kabupaten Serang
Langkah-langkah pengendalian inflasi yang akan terus dilakukan oleh Pemprov Banten antara lain: Pasar murah, Penanaman komoditas pangan, Sidak ke pasar dan distributor, Koordinasi dengan daerah penghasil komoditi, Realisasi Belanja Tak Terduga (BTT) dan Pemberian bantuan transportasi.
Al Muktabar juga menegaskan bahwa belum ada penggunaan BTT untuk pengendalian inflasi.
“Untuk penggunaan BTT belum kita pergunakan karena dengan instrumen umum biasa kita masih melakukan langkah-langkah teknis,” jelasnya.
Al Muktabar juga akan turun ke lapangan untuk memantau perkembangan agenda tanam cabai di Kabupaten Serang, bawang merah di Kabupaten Pandeglang, serta sentra produksi lainnya. Termasuk mengecek ketersediaan barang di pasar-pasar tradisional.