banten-raya

Pengamat: Ini Tanda Perlawanan Terhadap Hegemoni Partai Politik di Kabupaten Tangerang

Minggu, 19 Mei 2024 | 12:46 WIB
Calon Bupati Kabupaten Tangerang H Zulkarnain SE

Kabupaten Tangerang, bidiktangsel.com - Menjelang Pilkada Kabupaten Tangerang 2024, dinamika politik semakin menarik dengan munculnya sejumlah bakal calon bupati, baik dari jalur partai politik maupun independen.

Menurut hasil survei yang dirilis oleh Lembaga IndexPolitica beberapa hari yang lalu, terdapat tiga nama bakal calon bupati dengan elektabilitas tertinggi.

Salah satu nama yang mengejutkan adalah Zulkarnain, yang mencalonkan diri melalui jalur independen.

Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Tangerang Peringatkan Pemilik Bangunan Liar di Pakuhaji untuk Segera Bongkar Bangunan

Direktur Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul, menegaskan bahwa hasil survei elektabilitas para calon dalam Pilkada 2024 masih sangat dinamis.

Adib mengungkapkan bahwa kemunculan Zulkarnain di tiga besar merupakan fenomena baru dalam politik Kabupaten Tangerang.

Zulkarnain bersaing dengan dua tokoh berpengaruh di Kabupaten Tangerang, yaitu mantan Wakil Bupati Mad Romli dan Sekretaris Daerah Maseyal Rasyid.

Kedua tokoh ini maju melalui jalur partai politik, menjadikan Zulkarnain sebagai pendobrak dalam lingkaran politik lokal.

"Jika melihat hasil survei IndexPolitica, politik masih sangat dinamis. Kemunculan figur independen seperti Zulkarnain merupakan lompatan besar dalam dunia politik," ujar Adib saat dihubungi TangerangOnline.id, Sabtu (18/5/2024).

Baca Juga: DPKP Kabupaten Tangerang Awasi 664 Lapak Penjual Hewan Kurban untuk Cegah Antraks

Adib juga menambahkan bahwa hasil survei ini membuktikan bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang menginginkan figur politik baru yang independen, tidak terafiliasi dengan partai politik. Hal ini dipicu oleh tingginya tingkat apatisme politik di daerah tersebut.

"Hasil survei ini menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan tokoh baru yang tidak berafiliasi dengan partai politik, karena apatisme politik yang tinggi, terutama di Kabupaten Tangerang," tambahnya.

Sebagai Dosen di UNIS Kota Tangerang, Adib menjelaskan bahwa tingginya elektabilitas Zulkarnain mencerminkan kondisi politik yang jenuh dan apatis terhadap partai politik.

"Apatisme politik yang tinggi akibat politik transaksional tergambar dalam survei ini," imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini