banten-raya

Pemkab Tangerang Tetapkan 24 Lokus Penurunan Stunting Tahun 2025

Selasa, 2 April 2024 | 23:00 WIB
Acara Rembuk Stunting Tahun 2025 di Hotel Yasmin.

Kabupaten Tangerang, bidiktangsel.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menetapkan 24 lokasi khusus (lokus) untuk intervensi penurunan angka stunting di tahun 2025.

Penetapan ini dilakukan dalam acara Rembuk Stunting Tahun 2025 di Hotel Yasmin, Curug, pada Rabu (28/3/2024).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menentukan upaya dan komitmen bersama stakeholder terkait dalam menangani dan mencegah stunting di tahun 2025.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Salurkan Zakat ASN Rp 1,6 Miliar Lebih kepada Baznas

"Penurunan stunting akan lebih efektif jika dilakukan secara terintegrasi dan konvergen, melalui aksi dari semua pihak," kata Hendra.

Hendra menjelaskan bahwa intervensi gizi spesifik dan sensitif akan terus dilakukan dengan perbaikan penyelenggaraan intervensi secara konvergen.

Hal ini dilakukan dengan menyelaraskan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan pengendalian kegiatan lintas sektor dan antar tingkat pemerintahan dan masyarakat.

"Kami terus memastikan program dan kegiatan serta anggaran tepat sasaran, dengan meningkatkan koordinasi-sinergi dan memastikan tepat pada sasaran bagi keluarga dengan resiko stunting. Peningkatan peran, kolaborasi dan keterlibatan para mitra pembangunan juga terus dilakukan," jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Gelar Bazar Ramadan, Bantu Penuhi Kebutuhan Pangan Warga

Penguatan Tim Pendamping Keluarga juga dilakukan secara maksimal untuk memberikan pendampingan kepada keluarga beresiko stunting.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akses terhadap bantuan sosial, meningkatkan status gizi remaja putri, ibu hamil dan balita.

"Pada balita, kami juga terus melakukan edukasi dan pendampingan terhadap balita gizi kurang untuk mendapat tambahan asupan makanan, pemahaman dalam perbaikan pola asuh, serta pemantauan tumbuh kembang anak," tutur Hendra.

Upaya penurunan stunting juga dilakukan dengan program lainnya, seperti peningkatan perbaikan untuk pemenuhan kebutuhan air minum layak.

Baca Juga: Bazar Ramadhan DWP dan PKK Kabupaten Tangerang Tawarkan Harga Murah Jelang Lebaran

Halaman:

Tags

Terkini