Kota Tangerang, bidiktangsel.com - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten.
Dalam kesempatan itu, Al Muktabar mengapresiasi kinerja Bank Banten yang mencatatkan laba bersih audited sebesar Rp26,59 miliar pada tahun 2023.
Al Muktabar mendorong Bank Banten untuk tidak berpuas diri dan terus mengembangkan usahanya. "Kita akan terus dorong dan perkuat ekspansi usaha yang dilakukan Bank Banten," kata Al Muktabar.
Dengan status Bank Banten yang kini sepenuhnya dimiliki oleh Pemprov Banten, Al Muktabar menjelaskan bahwa tugas utama Bank Banten adalah menjaga likuiditas Kas Daerah (Kasda).
Selain itu, Bank Banten juga memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha lainnya, seperti mengoptimalkan kerjasama dengan lembaga usaha, BUMD, BUMN, dan Swasta.
Al Muktabar juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan seluruh Bupati dan Wali Kota di Banten terkait penyerahan sebagian saham Bank Banten kepada Pemerintah Kabupaten/ Kota.
"Tentu dengan perhitungan yang proporsional, karena itu juga amanat Perda," kata Al Muktabar.
Al Muktabar memastikan bahwa Kabupaten dan Kota tidak akan mengeluarkan biaya untuk kepemilikan sahamnya di Bank Banten.
Tujuan utama penyerahan saham ini adalah agar seluruh Kabupaten dan Kota bersama-sama memajukan Bank Banten.
Baca Juga: Malam Nisfu Syaban 2024: Waktu Tepat Memperbanyak Ibadah
"Saya yakin seluruh Bupati dan Wali Kota dengan kebantenannya ingin bersama-sama memajukan Bank Banten," jelas Al Muktabar.
Direktur Utama (Dirut) Bank Banten Muhammad Busthami mengatakan bahwa Perda Nomor 5 Tahun 2023 memberikan semangat yang kuat kepada jajaran direksi dan operasional Bank Banten.
"Sehingga bagi kami, tahun 2023 itu sangat strategis karena pertama diterbitkannya Perda itu dan yang kedua kami telah berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp26,59 miliar," jelas Busthami.