banten-raya

Banten Siaga Hadapi Fluktuasi Harga Pangan, Ini Strategi Pemprov

Senin, 29 Januari 2024 | 23:00 WIB
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti.

Kota Serang, bidiktangsel.com – Menjelang Hari Besar Keagamaan Islam tahun 2024, Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri secara virtual.

Virgojanti menuturkan bahwa Pemprov Banten fokus menjaga stabilitas pasokan dan melakukan intervensi harga pada beberapa komoditas strategis, seperti bawang putih, bawang merah, cabai, beras, telur ayam, dan daging ayam. Upaya ini dilakukan melalui sinergi dengan BUMD PT. Agro Bisnis Mandiri (ABM), intervensi kepada petani dan peternak, serta menjaga stabilitas pasokan pangan ternak.

Baca Juga: Untuk Masa Depan UMKM: Deklarasi Dukungan Kelompok Usaha Warga untuk Prabowo Gibran

Pemprov Banten juga mewaspadai dampak El Nino dan La Nina terhadap sektor pertanian. Pemantauan kondisi cuaca melalui BMKG dilakukan untuk mengantisipasi perubahan iklim yang dapat mengganggu produksi pangan.

Sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga terjangkau, Pemprov Banten telah menggelar Gelar Pangan Murah (GPM) sebanyak 7 kali di Kota Serang pada Januari 2024. GPM akan terus dilakukan di seluruh wilayah Banten, terutama pada Bulan Puasa dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pemprov Banten juga menjaga stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk memastikan stabilitas ketersediaan pangan, terutama saat Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga: Banten Gelar Rapat Persiapan Pemilu 2024, Pj Bupati Lebak Paparkan Kesiapan Daerah

Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) fokus memelihara jalan-jalan kewenangan Provinsi untuk kelancaran distribusi pangan. Dinas Perhubungan pun dikerahkan untuk memantau tarif angkutan darat dan udara yang dapat mempengaruhi inflasi.

“Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten berkomitmen untuk terus melakukan pengendalian inflasi, mencari penyebab kenaikan harga, melakukan pemantauan, dan mengambil langkah-langkah intervensi untuk mengatasi inflasi di wilayah Provinsi Banten,” tegas Virgojanti. (***)

Tags

Terkini