banten-raya

Kota Tangerang, Duta Remaja Antianemia, Senjata Lawan Stunting

Kamis, 25 Januari 2024 | 19:33 WIB
Dinas Kesehatan Kota Tangerang mendistribusikan tablet tambah darah kepada siswi SMP dan SMA sederajat se-Kota Tangerang.

Kota Tangerang, bidiktangsel.com - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan Kota Tangerang mendistribusikan tablet tambah darah kepada siswi SMP dan SMA sederajat se-Kota Tangerang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan stunting pada remaja putri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni mengatakan, anemia atau kekurangan darah pada remaja putri merupakan salah satu faktor awal timbulnya stunting.

Studi dan pemeriksaan medis menyebutkan bahwa remaja putri yang menderita anemia di masa depan saat menjadi ibu, rentan melahirkan bayi stunting.

Baca Juga: Stunting? Bukan Masalah Lagi di Kadu Agung, Ada Olahan MP ASI

"Remaja perempuan tidak boleh anemia, karena pada saat hamil anemia, akan kekurangan gizi, pastinya bayinya juga kekurangan gizi. Kemudian, pada saat melahirkan, kalau masih anemia akan terjadi pendarahan dan mengakibatkan kematian pada ibu dan bayi. Hal-hal inilah yang kita cegah sedini mungkin dengan pendistribusian tablet tambah darah ke sekolah-sekolah," ungkap dr. Dini.

Puskesmas Jatiuwung mendistribusikan 17.100 tablet penambah darah untuk 1.710 sasaran remaja putri. Kepala Puskesmas Jatiuwung, dr. Wien Agung mengatakan, satu siswa akan menerima 10 tablet.

Di setiap sekolah juga dibentuk duta remaja yang diberi nama Duta Remaja Antianemia.

"Harapannya, ini menjadi perhatian semua pihak dan maksimal secara pendistribusian dan proses konsumsinya," kata dr. Wien.

Baca Juga: Program Doremifasolasido, Senjata Baru Tangerang Selatan Lawan Stunting Lewat Remaja Putri

Puskesmas Tanah Tinggi juga mendistribusikan 13.000 tablet dengan sasaran 1.300 remaja putri.

Kepala Puskesmas Tanah Tinggi, dr. Fery Ferdiansyah mengatakan, pendistribusian sudah berjalan secara bertahap.

"Pendistribusian, pastinya juga beriringan dengan edukasi dan sosialisasi pengetahuan mengenai anemia dan pencegahan stunting," katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mencegah stunting pada remaja putri. Dengan mengonsumsi tablet tambah darah secara rutin, remaja putri dapat terhindar dari anemia dan memiliki peluang lebih besar untuk melahirkan bayi yang sehat dan tidak stunting. (***)

Tags

Terkini