Baca Juga: Indonesia Naik Peringkat dalam Ekonomi Syariah Global (SGIE)
Tatu juga menyalurkan 33 mobil ambulans kepada pemerintah desa, dengan total anggaran Rp 8,3 miliar.
Sebelumnya tahun 2019, Pemkab Serang juga memberikan 100 ambulans kepada pemerintah desa.
Menurut Tatu, jika mendesak, pemerintah desa bisa memanfaatkan anggaran desa berupa mobil siaga yang juga bisa difungsikan untuk ambulans.
Hal ini karena, Pemkab Serang tidak bisa sekaligus memberikan hibah ambulans untuk 326 desa se-Kabupaten Serang.
Pada kesempatan ini, Bupati Serang juga memberikan penghargaan kepada perusahaan yang peduli terhadap program kesehatan.
Terutama telah sukses menurunkan program corporate social responsibility (CSR) di bidang kesehatan.
“Peran perusahan sangat penting dalam membantu masyarakat dan Pemkab Serang pada program kesehatan,” ujarnya.
Kepala Dinkes Kabupaten Serang Rahmat Fitriadi berharap, para kader Posyandu dapat terus membantu Pemkab Serang dalam menangani persoalan kesehatan di masyarakat.
Baca Juga: Disdikbud Tangsel Bagikan Buku Tabungan Bantuan Pendidikan, Orang Tua Siswa Senang
Dinkes pun, menurutnya, terus melakukan pembinaan kepada kader Posyandu. “Supaya sinergi antara Pemkab Serang dengan para kader posyandu dapat terus berjalan,” pungkasnya.
Dengan pemberian reward dan hibah ambulans ini, diharapkan dapat meningkatkan peran kader posyandu dan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Serang. (***)