Kabupaten Tangerang, bidiktangsel.com - Direktur Utama Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang, Finny Widiyanti menyebut revitalisasi Pasar Kutabumi akan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi para pedagang.
Finny menyampaikan apresiasi kepada Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Andi Ony P yang telah mendukung proses revitalisasi di Pasar Kutabumi. Menurut Finny, PJ Bupati Tangerang berperan aktif dalam memberikan arahan dan memonitoring proses revitalisasi.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Andi Ony selaku Pj Bupati Tangerang sekaligus Kuasa Pemegang Modal (KPM) yang selalu membina serta mengingatkan kami untuk selalu mengedepankan sikap humanis kepada para pedagang. Kami juga meminta dukungan kepada masyarakat di Kabupaten Tangerang agar revitalisasi pasar dapat berjalan dengan lancar sehingga nantinya para pedagang dan juga masyarakat dapat dengan nyaman berbelanja di pasar," ungkapnya.
Baca Juga: PLN Ingatkan Masyarakat: Hati-hati Kebakaran Akibat Listrik, Cek Instalasi Rutin!
Finny menjelaskan, revitalisasi Pasar Kutabumi dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan pasar. Selain itu, revitalisasi juga bertujuan untuk menarik kembali konsumen untuk berbelanja di pasar tradisional.
"Dengan adanya revitalisasi, tentunya ini memberikan banyak manfaat, salah satunya dapat meningkatkan omzet para pedagang. Revitalisasi juga dapat memperkuat kegiatan ekonomi pelaku usaha kecil agar lebih kompetitif dan tidak kalah bersaing dengan pasar-pasar modern," ucapnya.
Finny menambahkan, dalam revitalisasi Pasar Kutabumi, tidak hanya kualitas pelayanan saja yang ditingkatkan, namun juga terdapat perbaikan dari sisi manajemen maupun pengelolaan pasar, terutama dari sisi kebersihan.
Baca Juga: Chelsea Islan, Syifa Hadju, Cut Mini Dan Sarah Sechan Meriahkan The Girl Fest Roadshow Bandung
"Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Perumda NKR selaku BUMD yang diberikan wewenang dan amanah pengelolaan pasar di Kabupaten Tangerang selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin mengetahui tentang revitalisasi pasar Kutabumi. Kami juga meminta kepada para pedagang agar tidak terprovokasi atau menelan informasi yang belum dinyatakan kebenarannya terkait revitalisasi pasar Kutabumi," ujarnya. (***)