Tangerang, bidiktangsel.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang memberikan bantuan 1.000 ekor benih ikan nila kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Beja Sukma, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
Bantuan ini diberikan untuk mendorong peningkatan produktivitas peternakan dan pembudidayaan ikan di Kota Tangerang.
Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun mengatakan, pemberian bantuan benih ikan nila ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pembudidayaan ikan di Kota Tangerang dapat terus tumbuh serta menjadi salah satu bidang yang menopang kemajuan Kota Tangerang.
Baca Juga: Dua Hari Lagi, Festival Maulid Kota Tangerang Sajikan KaBah Metaverse
"Kita melihat pembudidayaan ikan di Kota Tangerang mempunyai potensi bisnis yang luar biasa. Oleh karenanya, pemberian bantuan berupa benih ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pembudidayaan ikan ini dapat terus tumbuh serta menjadi salah satu bidang yang menopang kemajuan Kota Tangerang," ujar Muhdorun, Jumat (29/9/23).
Ia menambahkan, DKP Kota Tangerang selama rutin memberikan bantuan serupa yang menyasar kelompok-kelompok masyarakat secara langsung.
Tidak hanya itu, DKP Kota Tangerang juga membuka kesempatan secara terbuka bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan pembinaan, pendampingan, dan bantuan benih seperti yang diterima POKDAKAN Beja Sukma Periuk.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Siap, Siapkan Pemuda Berprestasi
"Kami juga membuka kesempatan bagi kelompok-kelompok masyarakat lain yang membutuhkan bantuan serupa. Sehingga, ini menjadi langkah bersama untuk sama-sama mendorong potensi bisnis terutama di bidang pembudidayaan ikan di Kota Tangerang agar dapat terus maju dan berkembang," tambahnya.
Sementara itu, Ketua POKDAKAN Beja Sukma, Suhara mengatakan, bantuan 1.000 ekor benih ikan nila ini dinilai berhasil mendorong pertumbuhan produktivitas pembudidayaan ikan serta perekonomian di Kota Tangerang secara langsung.
"Kami sangat bersyukur menerima bantuan ini. Setelahnya, benih yang telah kami terima akan dikelola, dibudidaya, dan dikembangkan secara optimal sampai hasil panen sesuai dengan yang ditargetkan," ujar Suhara. (***)